Status Siaga Masih Berlaku, Kemenhub Minta Seluruh Kapal Jaga Jarak Radius 3 Km dari Gunung Anak Krakatau
📅 Minggu, 06 Sep 2026, 15:45 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta seluruh kapal menjaga jarak aman minimal tiga kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau selama status Level III atau Siaga masih diberlakukan pemerintah.
Menyikapi aktivitas Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda yang saat ini berada pada Level III (Siaga), Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten menerbitkan Pengumuman Nomor PG-KSOP.Btn 14 Tahun 2026.
"Kapal dilarang mendekati kawasan dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau selama status Level III (Siaga) masih berlaku," kata Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Banten Raden Yogie Nugraha dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (6/9).
Larangan tersebut diberlakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keselamatan pelayaran di sekitar Perairan Selat Sunda selama aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau masih berlangsung.
Selain itu, seluruh kapal yang melintas di Perairan Selat Sunda diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, termasuk letusan, lontaran material vulkanik, abu vulkanik, maupun potensi gangguan terhadap keselamatan navigasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Nakhoda agar senantiasa memantau perkembangan informasi resmi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau yang diterbitkan oleh PVMBG, BMKG, BPBD setempat, serta instansi pemerintah terkait," ujarnya.
Kemudian nakhoda juga diminta agar melakukan perencanaan pelayaran dengan memperhatikan kondisi cuaca, arah sebaran abu vulkanik, serta informasi keselamatan pelayaran yang diterbitkan oleh instansi berwenang.
Apabila ditemukan indikasi bahaya yang dapat mengganggu keselamatan pelayaran, nakhoda agar segera mengambil tindakan penghindaran yang diperlukan serta melaporkannya kepada Vessel Traffic Service (VTS), Stasiun Radio Pantai, Syahbandar terdekat, atau instansi terkait.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga menekankan agar seluruh penyelenggara pelayaran mengutamakan keselamatan pelayaran sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dia menambahkan saat ini layanan penyeberangan pada lintasan Merak-Bakauheni dan sebaliknya masih berjalan normal dengan tetap mengedepankan kewaspadaan dan keselamatan pelayaran.
"Sementara pelayaran dibatasi dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif selama status Level III (Siaga)," jelasnya.
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub melalui Kantor KSOP Kelas I Banten dan KSOP Kelas IV Bakauheni terus melakukan koordinasi dan pemantauan kondisi pelayaran di Perairan Selat Sunda.
"Hal ini sebagai bagian dari upaya memastikan keselamatan, keamanan, dan kelancaran pelayaran tetap terjaga," kata Raden.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!