Toko Pencahayaan Hadir dengan Konsep Baru, Tawarkan Inspirasi dan Konsultasi untuk Hunian
📅 Rabu, 22 Jul 2026, 19:30 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA – Perubahan gaya hidup masyarakat membuat rumah tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat tinggal. Hunian kini menjadi ruang multifungsi untuk bekerja, beristirahat, berkumpul, hingga menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Perubahan gaya hidup juga turut mendorong kebutuhan terhadap solusi pencahayaan yang tidak hanya berfungsi sebagai penerangan, tetapi juga mampu menciptakan suasana dan mencerminkan karakter penghuninya. Menjawab kebutuhan tersebut, Signify melalui brand Philips menghadirkan kembali Philips Lighting Store Surabaya dengan konsep baru.
Toko tersebut dirancang sebagai destinasi inspirasi dan konsultasi pencahayaan yang memadukan produk pencahayaan, layanan konsultasi yang dipersonalisasi, serta berbagai area inspirasi untuk membantu konsumen menentukan solusi yang sesuai dengan kebutuhan hunian.
Melalui konsep tersebut, konsumen dapat mengeksplorasi berbagai aplikasi pencahayaan secara langsung, membandingkan pilihan, dan melihat penerapan produk dalam simulasi tata ruang rumah.
Global Consumer CEO Signify, Michael Kuhne, mengatakan perubahan fungsi rumah membuat kebutuhan masyarakat terhadap pencahayaan ikut berkembang. Menurutnya, pencahayaan kini diharapkan dapat beradaptasi dengan aktivitas dan gaya hidup penghuni rumah.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami melihat kebutuhan dan ekspektasi konsumen terhadap hunian terus berkembang di berbagai negara. Kini, bukan lagi masyarakat yang harus menyesuaikan aktivitasnya dengan pencahayaan, melainkan pencahayaan yang perlu beradaptasi dengan cara masyarakat menjalani kesehariannya," ucapnya melalui siaran pers pada hari Rabu (22/7).
Ia menjelaskan, rumah saat ini memiliki berbagai fungsi, mulai dari tempat bekerja dan beristirahat hingga menjadi ruang untuk berkumpul dan bersantai bersama keluarga. Karena itu, konsumen membutuhkan pencahayaan yang menawarkan nilai lebih dari sekadar penerangan.
Menurut Michael, kehadiran Philips Lighting Store Surabaya menjadi bagian dari upaya Signify menghadirkan inovasi yang berpusat pada konsumen dan menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia. Toko ini dirancang untuk melayani berbagai kalangan, mulai dari pemilik rumah hingga arsitek, desainer interior, dan kontraktor yang membutuhkan solusi pencahayaan untuk proyek hunian.
Sebaiknya Anda baca juga:
Toko tersebut menyediakan lebih dari 200 pilihan produk pencahayaan, yang mencakup kategori dekoratif, fungsional, hingga smart lighting. Berbagai produk ditampilkan melalui simulasi tata ruang, seperti ruang keluarga, kamar tidur, dan dapur.
Melalui simulasi tersebut, konsumen dapat melihat secara langsung bagaimana penggunaan jenis dan aplikasi pencahayaan yang berbeda dapat memengaruhi suasana serta fungsi sebuah ruangan.
Selain mengeksplorasi produk, pengunjung juga dapat berkonsultasi untuk menentukan solusi pencahayaan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakter hunian. Pendekatan ini diharapkan membantu konsumen membuat keputusan yang lebih tepat sebelum memilih produk pencahayaan.
President Director Signify Commercial Indonesia, Dedy Bagus Pramono, mengatakan Philips Lighting Store diharapkan dapat menjadi referensi bagi masyarakat yang ingin menciptakan hunian yang nyaman dan fungsional.
"Kami berharap Philips Lighting Store dapat menjadi referensi tepercaya bagi siapa pun yang ingin menciptakan hunian yang lebih nyaman, fungsional, dan merefleksikan karakter personal mereka," ujar Dedy.
Signify berencana memperluas konsep Philips Lighting Store ke sejumlah kota lain di Indonesia. Setelah Surabaya, konsep tersebut akan dihadirkan di Jakarta, Bali, dan kota-kota lainnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!