Tetap Cerdas di Era Cashless, Ini Cara Menikmati Kemudahan Jajan Tanpa Menguras Dompet
📅 Rabu, 22 Jul 2026, 19:43 WIB | Oleh: Haryo BronoKarena itu, masyarakat disarankan memisahkan anggaran kebutuhan pokok dan uang jajan. Batas pengeluaran dapat ditentukan berdasarkan kebutuhan harian, mingguan, maupun bulanan.
Pengguna juga dapat menerapkan batas maksimal pengisian saldo dompet digital dalam periode tertentu. Cara ini dapat membantu menjaga pengeluaran agar tetap sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan.
Selain itu, penting untuk memberikan jeda sebelum melakukan transaksi. Konsumen dapat bertanya kepada diri sendiri apakah pembelian tersebut benar-benar dibutuhkan atau hanya muncul karena dorongan sesaat, stres, tren, maupun pengaruh lingkungan.
Dengan membangun kebiasaan tersebut, kemudahan transaksi digital tetap dapat dinikmati tanpa kehilangan kendali atas pengeluaran.
Sebaiknya Anda baca juga:
Aman Bertransaksi dan Jangan Mudah Tergoda Promo
Selain mengatur anggaran, keamanan menjadi aspek penting dalam penggunaan layanan pembayaran digital.
Pengguna perlu menjaga keamanan akun dan data pribadi dengan tidak membagikan kata sandi, PIN, kode OTP, maupun informasi akun kepada pihak lain. Masyarakat juga perlu mewaspadai kode pembayaran palsu dan tautan penipuan yang dapat mengancam keamanan transaksi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kebiasaan bertransaksi secara aman juga berkaitan dengan kemampuan mengendalikan keputusan belanja. Promo dan cashback dapat memberikan manfaat jika digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang memang telah direncanakan.
Sebaliknya, promo sebaiknya tidak dijadikan alasan untuk membeli barang atau jasa yang sebenarnya tidak diperlukan.
Dalam paparan Finansialku pada diskusi OvoFinTalk 2026 yang merujuk pada data Investpcro bertajuk "The State of Impulse Buying - Statistics & Trends 2025", disebutkan bahwa 84 persen konsumen pernah melakukan pembelian impulsif.
Pembelian impulsif dapat dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari FOMO atau rasa takut tertinggal tren, pengaruh lingkungan sosial, hingga kondisi emosional seperti stres, kecemasan, dan kebosanan.
"Karena itu, promo dan cashback sebaiknya dimanfaatkan secara bijak. Promo dapat membantu pengguna berhemat, tetapi sebaiknya digunakan untuk kebutuhan yang memang sudah direncanakan, bukan menjadi alasan untuk membeli sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan," kata Melvin.
Awasi Riwayat Transaksi dan Bangun Kebiasaan Menabung
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!