Konser Titik Sadrah for Revenge Digelar di Bandung dan Kuala Lumpur
📅 Senin, 20 Jul 2026, 16:55 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Band rock alternatif for Revenge menandai perjalanan hampir dua dekade bermusik dengan menghadirkan konser bertajuk "Titik Sadrah" yang akan digelar di Bandung dan Kuala Lumpur. Berbeda dari konser perayaan ulang tahun pada umumnya, pertunjukan ini dirancang sebagai ruang refleksi yang mengajak penonton memahami proses menerima kenyataan, melepaskan masa lalu, dan melangkah menuju babak kehidupan berikutnya.
Konser tersebut lahir dari perjalanan emosional yang dialami seluruh personel for Revenge, termasuk perubahan besar setelah drummer Archims Pribadi atau Chimot memutuskan menepi dari band. Momen itu menjadi titik refleksi yang kemudian melahirkan konsep "Titik Sadrah", bukan sekadar mengenang perjalanan 20 tahun, tetapi juga mengajak para pendengar menjalani proses penerimaan bersama.
"Selama 20 tahun ini, banyak yang sudah kami lewati hingga tiba di titik paling krusial sepanjang perjalanan band ini. Apa yang terjadi dengan Chimot adalah suatu hal yang tidak bisa kami ubah, dan darinya kami belajar, bersadrah adalah keniscayaan. Maka, Konser Titik Sadrah ini kami dedikasikan untuk Chimot, sosok yang memulai perjalanan for Revenge sejak awal," ujar vokalis for Revenge, Boniex.
CEO Antara Suara, Andri Verraning Ayu, mengatakan konser tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang lebih personal dibandingkan pertunjukan musik pada umumnya. Menurutnya, banyak pendengar memiliki hubungan emosional yang kuat dengan lagu-lagu for Revenge sehingga konser ini diharapkan menjadi ruang yang membuat setiap orang merasa tidak menjalani proses kehilangan dan penerimaan seorang diri.
"Kami melihat begitu banyak orang memiliki hubungan yang sangat personal dengan lagu-lagu for Revenge. Karena itu, kami tidak ingin menghadirkan konser yang hanya berfokus pada penampilan di atas panggung. Bersama for Revenge dan Sony Music Indonesia, 'Titik Sadrah' kami rancang sebagai sebuah perjalanan yang mengajak setiap orang merasa bahwa mereka tidak sedang menjalani proses ini sendirian. Ada ruang untuk menerima dan melepaskan," kata Andri Verraning Ayu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Presiden Direktur Sony Music Entertainment Indonesia, Muhammad Soufan atau Bang Munna, menilai for Revenge sebagai salah satu fenomena di industri musik Tanah Air. Dengan jumlah pendengar bulanan tertinggi di kategori band serta total miliaran stream, for Revenge dinilai berhasil mempertahankan relevansi sekaligus membangun kedekatan emosional dengan para penggemarnya selama 20 tahun berkarya.
"Tidak banyak band yang mampu bertahan hingga 20 tahun sembari terus melahirkan karya-karya yang mendapat tempat di hati penikmat musik. Hal tersebut menjadi alasan Sony Music menghadirkan konser perayaan 20 tahun for Revenge, bahkan dengan mengambil peran lebih besar tidak hanya sebagai label rekaman, tetapi juga sebagai promotor," tutur Bang Munna.
Pengalaman emosional konser akan diperkuat melalui berbagai instalasi interaktif, ruang refleksi, hingga Drop Box, tempat pengunjung dapat meninggalkan barang yang memiliki nilai sentimental sebagai simbol melepaskan masa lalu. Barang-barang tersebut selanjutnya akan didonasikan kepada yayasan terpilih, sementara sebelum konser berlangsung penggemar juga diajak mengikuti program Labuhan Cerita Titik Sadrah untuk membagikan kisah kehilangan dan perjalanan hidup yang terhubung dengan lagu-lagu for Revenge.
Sebaiknya Anda baca juga:
Konser "Titik Sadrah" dijadwalkan berlangsung di Eldorado Sport & Convention Hall, Bandung, pada 31 Oktober 2026 sebelum berlanjut ke Kuala Lumpur. Penjualan tiket dilakukan secara bertahap melalui Presale 1, Presale 2, hingga General Sale, sementara penggemar juga dapat memperoleh berbagai merchandise eksklusif yang akan diumumkan setelah penjualan tiket dimulai.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!