Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wang Yi Dorong Penguatan Investasi Tiongkok di Indonesia

📅 Minggu, 19 Jul 2026, 10:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Organisasi itu akan membantu negara-negara Selatan Global berpartisipasi secara lebih mendalam dalam tata kelola kecerdasan buatan global, bersama-sama mempertahankan multilateralisme, serta menjaga hak dan kepentingan sah negara-negara berkembang," kata Airlangga.

Hubungan Indonesia dan Tiongkok , ungkap Airlangga, terus berkembang secara stabil, sementara kerja sama yang saling menguntungkan antara kedua negara telah membuahkan hasil yang melimpah.

"Selama bertahun-tahun, China tetap menjadi mitra dagang terbesar dan salah satu sumber investasi penting bagi Indonesia. Indonesia sangat mengapresiasi kontribusi perusahaan-perusahaan China terhadap pembangunan rantai industri dan pasok serta kemajuan teknologi di Indonesia," tambah Airlangga.

Dia pun mengatakan Presiden Prabowo Subianto menyambut dan mengundang lebih banyak perusahaan Tiongkok untuk berinvestasi di Indonesia.

"Indonesia akan menciptakan lingkungan usaha yang baik bagi perusahaan-perusahaan dari berbagai negara, termasuk China, untuk berinvestasi dan mengembangkan usaha," tegas Airlangga.

Indonesia, tambah Airlangga, berharap dapat terus memperluas proyek-proyek kerja sama penting dalam kerangka Inisiatif Sabuk dan Jalan bersama China, termasuk program "Two Countries, Twin Paks".

"Indonesia juga berharap dapat semakin memperdalam hubungan perdagangan dan investasi, menciptakan sinergi pembangunan ekonomi, mendorong kerja sama yang saling menguntungkan antara kedua negara agar terus mencapai kemajuan baru, serta memberikan manfaat bagi rakyat kedua negara," tambah Airlangga.

Sebelumnya pada Jumat (17/7), dalam pertemuan dengan Menteri Perdagangan Tiongkok Wang Wentao, Airlangga menyampaikan selama ini Tiongkok telah menjadi mitra dagang utama Indonesia. Pada 2025, nilai total perdagangan Indonesia-Tiongkok mencapai 154,6 miliar dolar AS.

Selama periode 2021–2025, total perdagangan kedua negara menunjukkan tren pertumbuhan sebesar 7,24 persen.

Sedangkan di bidang investasi, Tiongkok juga menjadi salah satu dari tiga sumber penanaman modal asing terbesar di Indonesia. Pada 2025, realisasi investasi Tiongkok mencapai hampir 8,1 miliar dolar AS atau sekitar 13 persen dari total investasi asing, terutama pada sektor industri pengolahan, perdagangan, energi, properti, serta transportasi dan pergudangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Luar Negeri
Pentagon: Biaya Perang Iran...
Luar Negeri
Situasi Memanas! Upaya Hout...
Advertisement
Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

20 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.