Tiongkok Pamer Smartphone AI Generasi Baru, Bisa Pesan Makanan hingga Kirim Pesan Lewat Suara
📅 Minggu, 19 Jul 2026, 17:25 WIB | Oleh: Tim PenulisHonor menyebut perangkat tersebut mampu mengenali gerakan pengguna, mengikuti irama musik, mengambil swafoto (selfie), serta menstabilkan rekaman video.
Perusahaan mengatakan AI agent yang memanfaatkan beberapa model AI, sebagian dikembangkan bersama Alibaba, akan ditanamkan pada Robot Phone ketika mulai dipasarkan pada akhir 2026.
Sementara itu, perusahaan rintisan AI asal Shanghai, StepFun, meluncurkan STEPX Neo, yang disebut sebagai smartphone pertama yang dirancang khusus untuk AI agent.
Ketua StepFun Yin Qi mengatakan perusahaan telah menjalin kemitraan dengan sejumlah platform besar di Tiongkok, termasuk Alipay dan layanan transportasi daring Didi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Melalui integrasi tersebut, ponsel dapat membantu pengguna melakukan pemesanan perjalanan, berbelanja, mengakses layanan lokal, mendukung pekerjaan kantor hingga mengedit video dalam satu sistem.
Persaingan Masih Terbuka
Di luar Tiongkok, perusahaan teknologi seperti Google juga terus mengembangkan fitur AI pada smartphone, termasuk kemampuan membuat janji temu secara otomatis.
Startup asal Amerika Serikat Brain Technologies bahkan telah meluncurkan Natural AI Phone di Jepang pada April lalu bekerja sama dengan operator SoftBank.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam demonstrasi kepada AFP, ponsel tersebut mampu mengirim pesan permintaan maaf karena terlambat hanya melalui perintah suara, meski terkadang masih gagal menjalankan beberapa instruksi.
Analis Counterpoint Research Marc Einstein menilai belum ada perusahaan yang benar-benar unggul dalam persaingan AI agent.
"Belum ada pemenang yang jelas dalam perlombaan ini. Itulah sebabnya teknologi ini menjadi topik yang sangat hangat saat ini," ujarnya.
Ia memprediksi dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan, pengguna tidak lagi memakai aplikasi di smartphone seperti saat ini.
"Perkembangan ini akan mengubah ekonomi digital secara fundamental dan mendisrupsi model bisnis yang ada," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!