Ending The Odyssey Bikin Bingung? Ini Penjelasan Lengkap Garis Waktu, Monster, dan Mitologi Yunani di Balik Film Christopher Nolan
📅 Minggu, 19 Jul 2026, 16:09 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SMenurutnya, Odysseus harus kembali secara diam-diam dan mencari tahu siapa yang masih setia kepadanya.
Ramalan terbesar datang dari Tiresias.
Ia menjelaskan bahwa untuk sampai ke Ithaca, Odysseus harus melewati para Siren yang memikat pelaut dengan nyanyian mematikan.
Setelah itu, ia harus memilih antara pusaran air Charybdis yang akan menewaskan seluruh awak kapal, atau monster laut Scylla yang hanya akan memangsa enam orang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun Tiresias mengatakan pilihan tersebut sebenarnya tidak akan mengubah takdir.
Semua anak buah Odysseus tetap akan mati setelah mereka membunuh ternak suci milik Apollo.
Odysseus yakin ramalan itu bisa dihindari.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia sengaja menyembunyikan bagian terpenting ramalan tersebut dari para pengikutnya.
Ia hanya memperingatkan mereka tentang Siren.
Seluruh awak diminta menutup telinga dengan lilin agar tidak mendengar nyanyian maut.
Odysseus sendiri justru meminta diikat pada tiang kapal agar bisa mendengarkan lagu para Siren.
Setelah berhasil melewati mereka, Odysseus mengaku bahwa nyanyian tersebut memperlihatkan semua impian terdalamnya sekaligus alasan mengapa semuanya mustahil ia miliki.
Saat tiba di persimpangan antara Charybdis dan Scylla, Odysseus mencoba melawan takdir dengan memilih pusaran air.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!