Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menko Airlangga: AI Jadi 'Game Changer' Ekonomi Indonesia

📅 Sabtu, 18 Jul 2026, 08:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menko Airlangga: AI Jadi 'Game Changer' Ekonomi Indonesia Doc: ANTARA
Ket. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers bersama Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo dan Duta Besar RI untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun di Shanghai, Jumat (17/7) malam.

SHANGHAI - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kecerdasan buatan (AI) dapat menjadi "game changer" bagi perekonomian Indonesia.

"AI salah satu 'game changer' ke depan dan tidak ada satu pun negara yang paling depan di bidang AI sehingga kita pun bisa maju bersama-sama dengan negara lain dengan memanfaatkan AI," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers bersama Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo dan Duta Besar RI untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun di Shanghai, Jumat (17/7) malam.

Menko Airlangga menyebutkan bagi Indonesia ekonomi digital hingga 2026 punya potensi 135 miliar dolar AS dan 2030 akan menjadi 366 miliar dolar AS.

"Dan hal ini sejalan dengan apa yang diusulkan Indonesia dalam kerangka kerja sama 'ASEAN Digital Economic Framework Agreement' yang diharapkan dapat ditandatangani oleh keketuaan Filipina tahun ini sehingga besaran ekonomi digital akan meningkat dari 1 triliun dolar AS di ASEAN menjadi 2 triliun dolar AS dan potensi Indonesia juga meningkat dari 400 miliar dolar AS menjadi 600 miliar dolar AS," ungkap Airlangga.

Pengembangan ekonomi digital dan AI di Indonesia, menurut Airlangga juga bukanlah sesuatu yang baru karena pada 2018 pemerintah sudah meluncurkan Industry 4.0 dengan salah satu komponennya mengenai kecerdasan buatan

"AI ini punya potensi menyumbang pendapatan bagi Indonesia kalau hanya 'business as usual' pada 2030 potensiya sampai 400 miliar dolar AS tapi kalau diimplementasikan dengan 'digital economy framework' akan meningkat 2 triliun dolar AS," tambah Airlangga.

Terlebih saat ini QRIS Indonesia sudah dapat menjadi layanan pembayaran yang bisa digunakan untuk transaksi beberapa mata uang negara lain termasuk sejumlah negara di ASEAN maupun di Tiongkokn bx, Jepang dan Korea Selatan.

"Kemudian dengan Indonesia menjadi negara penandatangan WAICO, maka klasifikasi Indonesia adalah menjadi "founder" organisasi sehingga Indonesia punya akses terhadap pembicaraan soal AI itu sendiri," tegas Airlangga.

Sebaiknya Anda baca juga:

Pada Kamis (16/7), Menko Airlangga menjadi perwakilan RI untuk melakukan penandatanganan deklarasi pendirian Organisasi Kerjasama Kecerdasan Artifisial Global (World Artificial Intelligence Cooperation Organization atau WAICO) di Shanghai.

Terdapat 29 negara penandatangan pendirian WAICO yaitu China, Aljazair, Belarus, Brazil, Kamboja, Kamerun, Kongo, Kuba, Ethiopia, Indonesia, Kazakhstan, Kenya, Kirgistan, Laos, Lesotho, Malaysia, Mozambik, Myanmar, Nikaragua, Oman, Pakistan, Rusia, Senegal, Serbia, Afrika Selatan, Tajikistan, Uzbekistan, Venezuela, Zambia.

Selama di Shanghai, Airlangga juga bertemu dengan perwakilan beberapa perusahaan China seperti Huawei, ByteDance, Unitree, Deep Robotics dan FiberHome.

"Ke depan dengan mengoptimalkan WAICO kita dapat memperluas peluang transfer teknologi, investasi, dan pengembangan pusat riset AI di Indonesia; dan membuka peluang yang lebih besar bagi startup nasional dan UMKM untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing di pasar global," tegas Airlangga.

Sedangkan Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo dalam konferensi pers tersebut mengatakan Indonesia tidak ingin hanya sebagai penonton dalam perkembangan AI.

"Kita berperan aktif yaitu bagaimana kita bisa berperan bagaimana berperan untuk penyusunan tata kelola AI global termasuk dengan mengedepankan etika, mendorong potensi ekonomi dan edukasi dan juga untuk pelayanan kesehatan di dalam negeri," ungkap Angga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Presiden Prabowo Targetkan ...
Nasional
Kemenbud: Indeks Pembanguna...
Luar Negeri
Kabakaran Hutan Tak Terkend...
Gempa Bumi Kuat M7,3 Mengguncang Perbatasan Meksiko-Guatemala

Gempa Bumi Kuat M7,3 Mengguncang Perbatasan Meksiko-Guatemala

18 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.