Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Operasi Plastik di Shanghai Mulai Dilirik, Tawarkan Perawatan Natural

📅 Sabtu, 18 Jul 2026, 10:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Operasi Plastik di Shanghai Mulai Dilirik, Tawarkan Perawatan Natural Doc: IST
Ket. IIustrasi

JAKARTA - Masyarakat Indonesia mulai melirik Shanghai, Tiongkok, sebagai alternatif destinasi untuk menjalani prosedur estetika medis seiring berkembangnya teknologi layanan kesehatan serta pendekatan perawatan yang dinilai lebih natural, kata Founder PT Aethedina Aesthetika Abadi Dina.

"Kami melihat minat masyarakat Indonesia untuk berkonsultasi mengenai aesthetic treatment di Shanghai terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kehadiran kami memberikan alternatif bagi masyarakat Indonesia yang mencari layanan medical aesthetics di Shanghai dengan pendampingan yang aman, profesional, dan terpercaya," ujar Dina dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, tren tersebut didorong oleh semakin dikenalnya kualitas layanan medical aesthetics di Tiongkok serta berkembangnya informasi mengenai layanan tersebut melalui media sosial dan berbagai platform digital.

Dina mengatakan prosedur yang paling banyak diminati pasien Indonesia meliputi operasi kelopak mata (eyelid surgery), operasi hidung (rhinoplasty), facial contouring, perawatan anti-penuaan (anti-aging treatment), skin rejuvenation treatment, serta body contouring dan tummy tuck.

Ia menyebut mayoritas pasien Indonesia menginginkan hasil perawatan yang natural dan proporsional sehingga tetap mempertahankan karakter wajah Asia tanpa terlihat berlebihan.

Menurut Dina, Shanghai menawarkan sejumlah keunggulan yang mulai menarik perhatian pasien internasional, antara lain teknologi medis yang terus berkembang, dokter spesialis dengan pengalaman menangani beragam kasus, serta pendekatan estetika yang lebih personal sesuai karakter wajah pasien.

Selain itu, lanjut dia, sejumlah prosedur di Shanghai juga menawarkan biaya yang kompetitif dibandingkan beberapa destinasi layanan estetika medis lainnya, didukung fasilitas rumah sakit modern, layanan yang semakin ramah bagi pasien internasional, serta integrasi konsultasi, tindakan medis, hingga pendampingan pascaperawatan.

"Setiap destinasi memiliki keunggulan masing-masing. Kehadiran kami justru memberikan alternatif bagi masyarakat Indonesia yang mencari layanan medical aesthetics di Shanghai dengan pendampingan yang aman, profesional, dan terpercaya," kata Dina.

Ia menambahkan Pemerintah Kota Shanghai juga terus mendorong pengembangan sektor medical tourism. Pada 2024, sebanyak 13 rumah sakit yang mengikuti program medical tourism di kota tersebut mencatat peningkatan sekitar 15 persen pasien internasional dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam kesempatan yang sama, PT Aethedina Aesthetika Abadi mengumumkan kerja sama dengan Shanghai Annuomei Medical Beauty Co., Ltd. untuk menyediakan layanan konsultasi dan pendampingan bagi masyarakat Indonesia yang ingin menjalani prosedur estetika medis di Shanghai.

Melalui kerja sama tersebut, perusahaan akan memberikan layanan mulai dari konsultasi awal di Indonesia, koordinasi tindakan medis, pendampingan selama proses perawatan di Shanghai, hingga pendampingan setelah pasien kembali ke Indonesia.

Menurut perusahaan, layanan tersebut ditujukan untuk membantu pasien memperoleh informasi yang lebih komprehensif sebelum memutuskan menjalani tindakan estetika medis di luar negeri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.