Penataan Kabel Diminta Dilakukan Serentak, Cegah Bongkar Berulang
📅 Kamis, 16 Jul 2026, 16:05 WIB | Oleh: SujarJAKARTA -- Anggota DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike meminta agar pengerjaan penataan kabel jaringan utilitas di ibu kota dilakukan secara bersamaan dengan proyek infrastruktur lainnya agar tidak menimbulkan kemacetan akibat pembongkaran jalan yang berulang.
Menurut Yuke, pekerjaan penataan kabel sebaiknya dilaksanakan bersamaan dengan proyek milik Perumda PAM Jaya, pembangunan trotoar, saluran, maupun infrastruktur lain yang berada di lokasi yang sama.
“Maunya kami, pekerjaan ini bisa dilakukan bersamaan dengan pekerjaan PAM, trotoar, saluran, dan infrastruktur lainnya. Jadi jangan bongkar-pasang, bongkar-pasang. Dulu saja pengerjaan beberapa kilometer sudah menimbulkan kemacetan luar biasa,” katanya di Jakarta, Kamis.
Ia menilai koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) perlu diperkuat agar berbagai pekerjaan konstruksi dapat dilakukan secara bersamaan.
Dengan begitu, dampak terhadap mobilitas masyarakat dapat diminimalkan sekaligus meningkatkan efisiensi pelaksanaan proyek.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Karena itu kami meminta adanya integrasi antarsesama OPD. Kalau ada pekerjaan di lokasi yang sama, koordinasikan sehingga bisa dikerjakan sekaligus,” ujar Yuke.
Dia juga berharap sinergi antarlembaga dalam pelaksanaan proyek infrastruktur dapat mengurangi gangguan lalu lintas sekaligus mempercepat penyelesaian pekerjaan di berbagai titik di Jakarta.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan telah menandatangani peraturan daerah (Perda) tentang penataan kabel di ibu kota.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pramono menjelaskan bahwa sebelumnya kabel-kabel belum bisa dimasukkan ke dalam tanah karena belum memiliki payung hukum.
Namun kini dengana danya Perda tersebut, Pramono berharap persoalan kabel semrawut di ibu kota dapat tertangani dengan baik.
“Dengan Perda yang sudah saya tanda tangani dan sudah diundangkan, mudah-mudahan penanganan kabel bisa tertangani lebih baik,” ujar Pramono.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!