Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tragedi Antiklimaks Prancis Jadi Momentum Emas Kebangkitan Spanyol

📅 Rabu, 15 Jul 2026, 18:57 WIB | Oleh:

Kekalahan Prancis ini juga membuka peluang bagi Lionel Messi untuk mendapatkan Sepatu Emas, karena Mbappe tak bisa mencetak gol ke gawang Spanyol, walau striker Les Bleus ini masih berkesempatan mencetak gol pada laga perebutan tempat ketiga nanti.

Jika Inggris mengalahkan Argentina, maka Mbappe akan kembali bertarung head to head langsung dengan Messi dalam laga perebutan tempat ketiga.

Namun jika Messi gagal mencetak gol kala melawan Inggris, dan sebaliknya Jude Bellingham atau Harry Kane mencetak dua gol sambil membawa Inggris ke final, maka perebutan Sepatu Emas akan semakin sengit.

Namun, Spanyol tidak akan berburu di sektor individual ini, karena top skor mereka, Mikel Oyarzabal, baru mencetak lima gol.

Meskipun demikian, Spanyol kini mendapatkan landasan dan fondasi kuat untuk menaklukkan Argentina atau Inggris dalam final.

Melawan Les Bleus di Dallas Stadium pada Rabu dini hari WIB, mereka mendikte dan bahkan mempermainkan tim yang dua tahun lalu mereka kalahkan dalam semifinal Euro 2024.

Sungguh kemenangan ulang yang sempurna dalam atmosfer yang sempurna pula.

Mereka tak hanya mematikan salah satu striker paling maut di dunia, Kylian Mbappe, tetapi juga membunuh kreativitas Prancis dengan koreografer utamanya, playmaker Michael Olise.

Novelis Islandia, dalam live report The Guardian, bahkan membuat metafora bahwa Spanyol telah mempermainkan Prancis laksana musisi memainkan akordeon, meregangkan alat musik ini maju mundur, guna menghasilkan melodi indah dan harmonis.

Di pusat permainan Spanyol yang bak akordeon itu, Fabian Ruiz dan Rodri menjadi dirigen yang memastikan permainan Spanyol seharmoni dan sekompak paduan suara.

Mereka membuat para kreator lapangan tengah Prancis tak lagi dominan dan seefektif pada enam pertandingan sebelumnya. Nyaris tak ada cela dalam permainan La Roja.

Spanyol kini di ambang menjuarai Piala Dunia keduanya, hanya dari dua final Piala Dunia yang pernah mereka ikuti. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Daerah
Hari Gini Masih Saja Byar P...

Sembilan Pebulu Tangkis Difokuskan ke Asian Games Jepang

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Sembilan Pebulu Tangkis Dif...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Stasiun Karet Tak Lagi Layani Penumpang Mulai 1 September

Stasiun Karet Tak Lagi Layani Penumpang Mulai 1 September

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.