Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketegangan Kawasan Selat Hormuz Meningkat, Eddy Soeparno: Fokus Perkuat Ketahanan Energi

📅 Rabu, 15 Jul 2026, 19:55 WIB | Oleh:
Ketegangan Kawasan Selat Hormuz Meningkat, Eddy Soeparno: Fokus Perkuat Ketahanan Energi Doc: dok
Ket. Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno

JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN Eddy Soeparno menyoroti kembali meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di kawasan Selat Hormuz sebagai peringatan serius bahwa disrupsi energi global belum benar-benar berakhir.

“Perkembangan terbaru di Selat Hormuz menunjukkan bahwa stabilitas pasokan energi global masih sangat rentan. Kita tidak boleh lengah bahwa krisis telah usai. Disrupsi energi global masih berlangsung dan berpotensi kembali memburuk sewaktu-waktu,” tegas Eddy Soeparno.

Eddy menekankan bahwa Indonesia tidak boleh terlena oleh adanya gencatan senjata atau jeda konflik sementara.

“Fakta bahwa konflik dapat kembali memanas dalam waktu singkat menjadi bukti bahwa situasi geopolitik global sangat dinamis. Kita tidak boleh lengah hanya karena ada fase de-eskalasi. Realitasnya, risiko konflik tetap tinggi dan berdampak pada ekonomi global dan pada akhirnya berpotensi menjadi tekanan untuk APBN kita,” lanjutnya.

Dalam konteks tersebut Waketum PAN ini terus mendorong pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional secara menyeluruh. Menurutnya, ketahanan energi tidak boleh berhenti hanya pada ketersediaan pasokan, tetapi juga upaya mengelola risiko dari disrupsi global dengan mempercepat transisi energi.

“Indonesia harus mempercepat langkah menuju kemandirian energi. Kita memiliki potensi besar dari sumber daya dalam negeri yang harus dioptimalkan, seperti panas bumi, gas alam, dan bioenergi,” jelasnya.

“Dalam banyak kesempatan saya tegaskan bahwa ketahanan energi hari ini sama urgensinya dengan ketahanan nasional. Krisis berkepanjangan di Selat Hormuz menegaskan bahwa upaya mempercepat kemandirian energi dari sumber-sumber dalam negeri tak bisa ditunda lagi,” tegas Doktor Ilmu Politik UI ini.

Anggota Komisi XII DPR RI ini menegaskan ketegangan global yang Kembali terjadi saat ini harus dijadikan sebagai titik balik untuk mempercepat reformasi sektor energi nasional.

“Ketahanan energi dan transisi energi harus berjalan beriringan. Kita perlu membangun sistem energi berkelanjutan sekaligus juga tahan menghadapi gejolak geopolitik global,” tambahnya.

“Krisis global sudah seharusnya menjadi alarm bagi kita untuk berbenah dan mempercepat langkah strategis mewujudkan kemandirian energi,” pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.