Konferensi ABTC 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Baterai di Asia Tenggara
📅 Selasa, 14 Jul 2026, 20:08 WIB | Oleh: Haryo BronoMenurutnya, setiap negara memiliki keunggulan yang berbeda, mulai dari kebijakan, riset, manufaktur, keselamatan, pembiayaan, hingga penerapan teknologi. Penyelenggaraan ABTC 2026 di Malaysia diharapkan mampu memperkuat konektivitas tersebut sehingga kawasan dapat membangun industri baterai yang lebih kompetitif.
Dorong Kemitraan Strategis
Selain menjadi forum diskusi, ABTC 2026 juga akan menjadi ajang pengumuman sejumlah kerja sama strategis di sektor baterai. Beberapa kemitraan yang akan diperkenalkan antara lain kolaborasi antara NanoMalaysia Berhad dan The Institution of Engineers Malaysia dalam pengembangan teknologi penyimpanan energi, perjanjian pengembangan prototipe Battery Energy Storage Systems (BESS) antara GigaFactory Malaysia Sdn Bhd dan Milan Utama, kerja sama Infineon Technologies dengan Ampace, serta kolaborasi Green Tenaga dan Go Rental Singapore.
Penyelenggara berharap berbagai kerja sama tersebut dapat mempercepat inovasi, komersialisasi teknologi, serta penguatan industri baterai di kawasan ASEAN.
Sebaiknya Anda baca juga:
Melalui forum ini, ASEAN juga diharapkan mampu memperkuat posisinya dalam ekonomi baterai global dengan membangun rantai industri yang mencakup material baterai, produksi sel dan paket baterai, integrasi sistem, daur ulang, hingga berbagai aplikasi energi bersih.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!