Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lewat IJD, PU akan Bangun 12,65 KM Jalan di Banda Neira

📅 Minggu, 12 Jul 2026, 16:20 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Lewat IJD, PU akan Bangun 12,65 KM Jalan di Banda Neira Doc: istimewa
Ket. Menteri PU, Dody Hanggodo (dua dari kiri) mengatakan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) pemerintah pusat memberikan dukungan percepatan penanganan jalan daerah yang diusulkan oleh pemerintah daerah, khususnya pada ruas-ruas strategis yang terkendala keterbatasan anggaran

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah menyiapkan peningkatan infrastruktur jalan di Banda Neira, Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, sepanjang 12,65 kilometer melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2026. Penanganan ini dilaksanakan berdasarkan Rencana Induk (Masterplan) pengembangan dan Penataan Kawasan Banda Neira dan Sekitarnya Tahun 2025 – 2045 dari Kementerian PPN/ Bappenas.

Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan program IJD dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk Mendukung Swasembada Pangan dan Energi. Melalui kebijakan ini, pemerintah pusat memberikan dukungan percepatan penanganan jalan daerah yang diusulkan oleh pemerintah daerah, khususnya pada ruas-ruas strategis yang terkendala keterbatasan anggaran.

“Program Inpres Jalan Daerah ini bertujuan meningkatkan kemantapan dan konektivitas jalan daerah, sehingga dapat memperlancar distribusi hasil pertanian, membuka akses menuju kawasan produksi pangan dan energi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” kata Menteri Dody, Sabtu (11/7).

Peningkatan jalan di kawasan Banda Neira ini diperlukan selain untuk mendukung kelancaran distribusi hasil perkebunan seperti komoditas pala sebesar 646 ton per tahun dan perikanan sebanyak 16.127 ton per tahun, juga meningkatkan akses ke kawasan wisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Penataan jalan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi eksisting yang relatif sempit, yakni hanya sekitar 3 hingga 3,5 meter, sehingga saat ini hanya dapat dilalui kendaraan kecil. 

Ke depan, jalan akan diperkuat menggunakan konstruksi rigid pavement serta dilengkapi trotoar yang dibangun di atas drainase yang sudah ada.

Menariknya, konsep transportasi ramah lingkungan juga akan diterapkan. Pemerintah mendorong penggunaan bajaj listrik sebagai alternatif kendaraan konvensional, mengingat dimensinya yang kecil dan sesuai dengan karakter jalan di Banda Neira. Selain itu, sepeda juga dipromosikan sebagai moda transportasi yang lebih berkelanjutan.

Penataan kawasan juga mengedepankan kenyamanan pejalan kaki. Di beberapa titik, seperti kawasan sekitar Benteng Belgica, akan dibangun jalur pedestrian selebar 1,2 hingga 1,5 meter di salah satu sisi jalan. Sementara sisi lainnya difungsikan sebagai ruang milik jalan yang tetap fleksibel untuk akses kendaraan maupun ruang hijau.

Dengan peningkatan infrastruktur jalan ini, diharapkan dapat mendukung Kawasan Banda sebagai Kawasan strategis pariwisata nasional serta meningkatkan aksesibilitas masyarakat maupun wisatawan terhadap fasilitas-fasilitas pelayanan dan objek wisata banda. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Advertisement
Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Bandara Soetta Ditutup! Ini Dampaknya bagi Penumpang

Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Bandara Soetta Ditutup! Ini Dampaknya bagi Penumpang

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.