Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ronaldo Dibela Dua Legenda Manchester United, Bruno Fernandes Disorot Usai Portugal Tersingkir

📅 Jumat, 10 Jul 2026, 07:00 WIB | Oleh:

Saat menjadi analis BBC pada pertandingan Portugal melawan Spanyol, Rooney mempertanyakan keputusan para pemain Portugal yang dianggap gagal memanfaatkan keunggulan Ronaldo di kotak penalti. "Jika Anda memainkan Cristiano Ronaldo, Anda harus menggunakan dia," ujar Rooney.

"Bola bisa saja dikirim ke kotak penalti dari Bruno Fernandes. Tetapi mereka tidak melakukannya. Jika Anda memainkan Ronaldo, Anda harus memanfaatkan dia. Dalam situasi bola mati, dia masih menjadi ancaman besar bagi Portugal," tambah mantan kapten Manchester United itu.

Rooney menilai Portugal seharusnya tidak meminta Ronaldo bermain terlalu jauh dari gawang. "Jangan memberinya bola 30 meter dari gawang karena itu bukan lagi kekuatannya. Bawa dia masuk ke area penalti, tempat dia masih sangat efektif," katanya.

Data pertandingan menunjukkan bahwa kritik Ferdinand dan Rooney memiliki dasar. Ronaldo mendapatkan empat peluang emas sepanjang turnamen dan berhasil mengonversi dua di antaranya. Satu gol lainnya tercipta melalui penalti saat menghadapi Kroasia.

Sebagai perbandingan, Haaland yang disebut Ferdinand sebagai pemain dengan pergerakan terbaik di kotak penalti mencetak tujuh gol untuk Norwegia meski gagal memanfaatkan tujuh peluang emas.

Masalah terbesar Portugal justru terlihat pada kreativitas lini tengah. Dua bek sayap mereka, Nuno Mendes dan Joao Cancelo, menciptakan total enam peluang besar untuk rekan setim.

Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan seluruh gelandang tengah Portugal jika digabungkan. Vitinha hanya menciptakan satu peluang besar, sementara Bruno Fernandes dua peluang sepanjang turnamen. Keduanya juga tidak mencatatkan satu pun assist.

Usai pertandingan, Ronaldo tetap menunjukkan sikap profesional. Ia mengakui kecewa harus meninggalkan Piala Dunia dengan cara tersebut, tetapi menegaskan sudah memberikan segalanya.

"Saya sedih meninggalkan Piala Dunia seperti ini. Saya memberikan segalanya. Saya sudah melakukan yang terbaik dan pergi dengan hati nurani yang bersih," kata Ronaldo.

Ia juga memastikan Piala Dunia 2026 menjadi penampilan terakhirnya di turnamen empat tahunan tersebut. "Ini memang Piala Dunia terakhir saya, tetapi sekarang saya punya waktu untuk berpikir dan bersama keluarga. Saya tidak akan mengambil keputusan secara terburu-buru," ujar Ronaldo.

Dengan usia yang telah mencapai 41 tahun, masa depan Ronaldo bersama tim nasional Portugal masih menjadi tanda tanya. Namun, satu hal pasti: perdebatan mengenai warisan dan kontribusinya bagi Selecao das Quinas belum akan berakhir dalam waktu dekat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Bahan-bahan Lokal Dimanfaatkan untuk Mengolah Air Gambut  

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Bahan-bahan Lokal Dimanfaat...
Daerah
Cegah Stunting Sejak Dini, ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.