Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ditjenpas Pindahkan 3.510 Napi Berisiko Tinggi ke Nusakambangan, Ini Alasannya

2 Selasa, 13 Okt 2026, 00:15 WIB | Oleh:
Ditjenpas Pindahkan 3.510 Napi Berisiko Tinggi ke Nusakambangan, Ini Alasannya Ditjenpas Pindahkan 3.510 Napi Berisiko Tinggi ke Nusakambangan, Ini Alasannya Doc: Antara foto/HO Ditjen Pemasyarakatan
Ket. Petugas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan memindahkan 36 narapidana dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang ke Nusakambangan, Jawa Tengah, Minggu (11/10).

JAKARTA - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) mencatat sebanyak 3.510 narapidana berisiko tinggi telah dipindahkan dari berbagai wilayah di Indonesia ke sejumlah lembaga pemasyarakatan (lapas) di Nusakambangan, Jawa Tengah, sejak November 2024 hingga 11 Oktober 2026.

Direktur Pengamanan dan Intelijen Ditjenpas Tatan Dirsan Atmaja dalam keterangan tertulis yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin, mengatakan pemindahan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat keamanan dan ketertiban sekaligus menata hunian agar pelaksanaan pembinaan warga binaan lebih optimal.

"Secara keseluruhan, sejak November 2024 hingga 11 Oktober 2026, sebanyak 3.510 warga binaan telah dipindahkan ke Nusakambangan," kata Tatan.

Ia menjelaskan narapidana yang dipindahkan berasal dari berbagai perkara pidana, antara lain narkotika, terorisme, korupsi, perdagangan orang, dan tindak pidana umum.

Sepanjang Oktober 2026 hingga 11 Oktober, Ditjenpas telah memindahkan 349 narapidana dari sejumlah wilayah di Indonesia ke Nusakambangan.

Pemindahan terbaru dilakukan terhadap 36 narapidana dari Lapas Kelas I Semarang pada Minggu (11/10).

Sebanyak 10 narapidana ditempatkan di Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar, 10 orang di Lapas Kelas IIA Besi, 10 orang di Lapas Kelas IIA Ngaseman, dan enam orang di Lapas Kelas IIA Gladakan.

Tatan mengatakan pemindahan tersebut dilakukan untuk memperketat pengamanan dan mengoptimalkan pembinaan terhadap narapidana yang berdasarkan penilaian masuk kategori berisiko tinggi.

Menurut dia, pelaksanaan pemindahan melibatkan koordinasi antarunit pelaksana teknis pemasyarakatan serta unsur pengamanan dari TNI dan Polri.

"Alhamdulillah, pemindahan warga binaan berjalan aman, tertib, dan sesuai SOP yang berlaku. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Semoga di lapas yang baru, warga binaan mengikuti pembinaan dengan lebih optimal," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Batu sekaligus Koordinator Wilayah Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Nusakambangan dan Cilacap, Irfan, menjelaskan proses pemindahan dilakukan melalui pemeriksaan berlapis sebelum narapidana ditempatkan di lapas tujuan.

Setibanya di Pelabuhan Wijayapura, Cilacap, petugas terlebih dahulu memeriksa kelengkapan administrasi, identitas, jumlah narapidana, serta kondisi keamanan.

Setelah seluruh pemeriksaan dinyatakan lengkap dan kondisi dinilai aman, para narapidana diberangkatkan menuju Pelabuhan Sodong, Nusakambangan.

"Setibanya di Pelabuhan Sodong, Nusakambangan, seluruh warga binaan diberangkatkan menuju masing-masing lapas tujuan yang telah ditetapkan untuk proses penerimaan, pemeriksaan, registrasi, dan penempatan lebih lanjut," kata Irfan.

Ditjenpas menyatakan pemindahan narapidana berisiko tinggi tersebut merupakan bagian dari kebijakan penataan hunian dan penguatan pengamanan di lingkungan pemasyarakatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Megapolitan
Kaum Muda Harus Unggul dala...
Megapolitan
Pecinta Alam Jakarta Ajak K...

Bangun Persaudaraan dalam Keberagaman

40 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Bangun Persaudaraan dalam K...

Warga Mengembangkan Warteg hingga ke luar Negeri

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Warga Mengembangkan Warteg ...
Luar Negeri
Empat Negara Quad Kompak Kr...
Luar Negeri
FBI Tuding Kelompok Korea U...
Rona
Sangat Perlu Regenerasi Par...
Advertisement
Kerusuhan Migran Menjalar ke Swiss, Citra sebagai Negara Paling Stabil di Eropa Terancam

Kerusuhan Migran Menjalar ke Swiss, Citra sebagai Negara Paling Stabil di Eropa Terancam

01 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.