Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat, Efek Positif Bursa Asia Masih Berlanjut

5 Jumat, 10 Jul 2026, 18:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat, Efek Positif Bursa Asia Masih Berlanjut IHSG Hari Ini Ditutup Menguat, Efek Positif Bursa Asia Masih Berlanjut Doc: ANTARA FOTO/ Dhemas Reviyanto
Ket. Ilustrasi-Seorang wanita berjalan melewati refleksi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjelang akhir pekan mencerminkan membaiknya sentimen pasar yang sejalan dengan pergerakan positif bursa saham Asia.

Kondisi ini mengindikasikan meningkatnya optimisme investor terhadap prospek ekonomi regional serta meredanya tekanan dari faktor eksternal dalam jangka pendek.

Meski demikian, keberlanjutan tren penguatan masih akan bergantung pada perkembangan data ekonomi global, arah kebijakan bank sentral utama, serta dinamika geopolitik yang tetap berpotensi memengaruhi aliran modal ke pasar keuangan domestik.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (10/7) sore, ditutup menguat 11,92 poin atau 0,20 persen ke posisi 5.924,36 mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,88 poin atau 0,32 persen ke posisi 589,25.

"Jelang akhir pekan, IHSG dan Bursa regional Asia bergerak menguat menyusul laporan bahwa Amerika Serikat (AS) dan Iran akan melanjutkan negosiasi perdamaian," ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta.

Dari mancanegara, Nico mengatakan sinyal perdamaian antara AS dengan Iran, sebuah sinyal harapan negosiasi diplomasi lanjutan setelah AS dan Iran melakukan serangan militer di Teluk awal pekan ini.

Harapan itu setelah Presiden AS Donald Trump memberikan sinyal tetap melanjutkan proses negosiasi perdamaian dengan Iran, dan dilaporkan Iran berupaya melakukan negosiasi membantu meredakan kekhawatiran tentang gangguan pasokan yang berkepanjangan dan tekanan inflasi.

Dari dalam negeri, terdapat sebanyak enam perusahaan telah melangsungkan Initial Public Offering (IPO) di pasar modal Indonesia sepanjang pekan ini.

Sementara itu, laporan World Economic Outlook (WEO) Juli 2026, bahwa Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap stabil di angka 5,0 persen pada 2026 dan 5,1 persen pada 2027.

Prediksi itu tidak berubah dari laporan April 2026, yang mana kondisi Indonesia dinilai tangguh karena mampu bertahan di tengah tren perlambatan ekonomi global dan negara tetangga.

"Proyeksi itu menunjukkan pertumbuhan yang realistis di saat perlambatan yang dialami sejumlah negara di kawasan Asia maupun ekonomi besar dunia," ujar Nico.

IHSG dibuka menguat, dan betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor menguat yaitu dipimpin sektor energi yang naik 0,97 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor barang properti yang naik masing-masing sebesar 0,56 persen dan 0,56 persen.

Sedangkan empat sektor melemah ll sektor industri turun 0,67 persen, diikuti oleh sektor infrastruktur dan sektor barang kesehatan yang naik masing-masing sebesar 0,58 persen dan 0,48 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar yaitu PRDL, RANS, BKPD, KONI dan KOKA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni JELI, BAPA, JECX, SKBM, dan HATM.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.