Tak Lagi Gelap dan Sulit Dijangkau? Bogor Benahi Kawasan Budidaya Ikan Ciseeng
Kamis, 05 Nov 2026, 05:36 WIB | Oleh: Marcellus Widiarto
Doc: Antara foto/HO Pemkab Bogor
KABUPATEN BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, membenahi akses jalan dan memasang penerangan di kawasan budidaya ikan seluas hampir 200 hektare di Kecamatan Ciseeng untuk mendukung aktivitas pembudidaya perikanan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto saat meninjau UPT IV Dinas Perikanan dan Peternakan di Laladon, Kecamatan Ciomas, Rabu, mengatakan pembenahan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan produktivitas sektor perikanan.
"Ciseeng pun kita sedang melakukan revitalisasi terhadap beberapa kolam-kolam milik para petani kita. Lalu kita memasang penerangan untuk kolam-kolam seluas kurang lebih hampir 200 hektare," kata Rudy.
Ia menjelaskan pemasangan penerangan dilakukan agar kawasan kolam budidaya yang sebelumnya gelap pada malam hari menjadi lebih terang sehingga memudahkan aktivitas para pembudidaya.
Selain penerangan, pemerintah daerah juga meningkatkan akses jalan usaha tani yang menghubungkan kawasan kolam dengan jalur distribusi hasil perikanan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Rudy, keberadaan infrastruktur tersebut penting untuk memperlancar mobilitas pembudidaya, baik saat melakukan pemeliharaan ikan maupun mengangkut hasil produksi.
"Sehingga para pelaku perikanan mengakses kolamnya lebih mudah karena ada jalan usaha tani. Lalu malam hari pun yang tadinya gelap jadi terang dan akses komoditas perikanan dapat lebih mudah," ujarnya.
Rudy mengatakan pembenahan kawasan budidaya di Ciseeng juga menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Bogor untuk membangkitkan kembali sektor perikanan, khususnya komoditas ikan hias yang memiliki potensi pasar ekspor.
Sebelum pandemi COVID-19, Kabupaten Bogor dikenal sebagai salah satu sentra ekspor ikan hias di Asia, dengan sejumlah kawasan produksi berada di Ciseeng, Parung, dan Cibinong.
Namun, pandemi menyebabkan sebagian pelaku usaha perikanan skala kecil mengalami kesulitan untuk kembali mengembangkan kegiatan usahanya.
Untuk mendukung pemulihan tersebut, Pemkab Bogor melakukan revitalisasi sejumlah balai benih ikan di Cijeruk, Rancabungur, Ciampea, serta fasilitas perikanan lainnya.
Khusus di Cijeruk, pemerintah daerah mengembangkan pembenihan ikan hias menggunakan indukan koi asal Jepang yang telah ditempatkan di fasilitas milik pemerintah daerah.
Bibit yang dihasilkan nantinya akan disertifikasi sebelum disalurkan kepada pembudidaya, termasuk di kawasan Ciseeng dan Parung.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!