Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pedagang Seragam Sekolah di Purwokerto Merana Disaingi Belanja Online

📅 Selasa, 07 Jul 2026, 16:36 WIB | Oleh:

Salah seorang warga Desa Singasari, Kecamatan Karanglewas, Banyumas, Endang mengaku tetap memilih membeli perlengkapan sekolah secara langsung di toko karena dapat melihat kualitas barang sekaligus memastikan ukuran pakaian sesuai untuk anaknya yang akan masuk sekolah menengah pertama (SMP).

"Kalau beli online enggak bisa lihat sendiri dan enggak bisa mencoba karena kadang kebesaran atau kekecilan. Kalau di sini harganya murah dan bisa memilih," katanya.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) Kabupaten Banyumas Gatot Eko Purwadi mengatakan kebutuhan seragam sekolah saat ini lebih banyak dipenuhi oleh toko yang menyediakan pakaian jadi dibandingkan melalui jasa penjahit atau konveksi skala kecil.

"Masyarakat cenderung memilih produk siap pakai karena lebih praktis dan harganya lebih kompetitif," katanya.

Kendati demikian, dia mengakui DPKUKM selama ini belum memiliki data mengenai peningkatan atau penurunan permintaan seragam sekolah yang berdampak langsung terhadap pelaku usaha konveksi lokal.

Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan penelitian terhadap pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sektor konveksi dan tekstil guna mengetahui seberapa besar peningkatan atau penurunan omzet UMKM sektor tersebut.

"Kami akan mencoba memantau apakah setiap tahun ajaran baru memang ada tambahan omzet untuk pelaku usaha. Selama ini teman-teman pelaku usaha juga tidak pernah melaporkan apakah ada peningkatan pesanan atau tidak," katanya.

Gatot mengharapkan penelitian tersebut dapat memberikan gambaran mengenai peluang dan kendala yang dihadapi pelaku UMKM konveksi menjelang tahun ajaran baru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

OJK Berhasil Blokir 557 Ribu Rekening Penipuan

39 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
OJK Berhasil Blokir 557 Rib...

PT KAI Bukukan Laba Rp2,28 Triliun

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI Bukukan Laba Rp2,28 ...
Daerah
PT KAI Sediakan Layanan Rai...
Daerah
Pemkot Bandung Bertekad Ter...
Menkeu Purbaya Proyeksikan Defisit APBN 2026 Melebar Jadi Rp734,3 Triliun

Menkeu Purbaya Proyeksikan Defisit APBN 2026 Melebar Jadi Rp734,3 Triliun

07 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.