Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Museum Mulawarman Tampilkan secara Visual Silsilah Enam Kerajaan di Kaltim

📅 Senin, 18 Mei 2026, 16:13 WIB | Oleh:
Museum Mulawarman Tampilkan secara Visual Silsilah Enam Kerajaan di Kaltim Doc: antara foto
Ket. Museum Mulawarman di Kaltim.

SAMARINDA - Museum Negeri Mulawarman Provinsi Kalimantan Timur berupaya menarik peminat sejarah dengan menampilkan secara visual silsilah enam kerajaan yang pernah berjaya di daerah dengan sebutan "Benua Etam" itu.

"Penyajian silsilah ini adalah langkah edukatif kami agar generasi muda tidak melupakan akar sejarah leluhurnya," kata Kepala Tata Usaha UPTD Museum Negeri Mulawarman Kaltim Sugiyono Ideal di Tenggarong, Senin (18/5).

Keenam entitas bersejarah yang dipamerkan di museum tersebut meliputi Kerajaan Kutai Kartanegara, Kerajaan Sadurengas, Kesultanan Berau, Kesultanan Gunung Tabur, Kesultanan Sambaliung, dan Kesultanan Bulungan.

"Setiap panel informasi menyajikan runutan nama raja maupun sultan beserta masa pemerintahannya secara sistematis untuk memudahkan para pengunjung," katanya.

Pengunjung dapat menelusuri jejak Kerajaan Kutai Kartanegara yang tercatat mulai berdiri pada abad ke-13 di daerah Kutai Lama.

Sejarah daerah Paser dihadirkan melalui papan informasi Kerajaan Sadurengas yang bermula saat Putri Betung diangkat sebagai raja pertama tahun 1575.

Daya tarik lain pameran ini adalah kisah Kesultanan Berau yang mulai memerintah masyarakat setempat sejak abad ke-14.

Catatan sejarah menunjukkan bahwa Kesultanan Berau kemudian terpecah menjadi dua wilayah kekuasaan baru pada abad ke-19.

Pecahan Kesultanan Berau tersebut melahirkan Kesultanan Gunung Tabur dan Kesultanan Sambaliung yang masing-masing mengelola pusat pemerintahan sendiri.

Peradaban masa lalu semakin lengkap dengan hadirnya informasi Kesultanan Bulungan yang berpusat di Tanjung Palas sejak abad ke-17.

Visualisasi sejarah ini disajikan melalui spanduk yang memuat teks penjelasan ringkas beserta foto keraton peninggalan masing-masing kerajaan.

Pengelola museum optimistis tampilan visual yang sederhana namun padat makna ini efektif memikat perhatian para pelajar.

Upaya pelestarian budaya ini diharapkan mampu mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan sejarah ke Museum Mulawarman secara signifikan.

"Pemaparan silsilah ini menjadi bukti wilayah Kalimantan Timur memiliki warisan peradaban yang sangat kaya dan luhur," ujar Sugiyono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.