Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

OJK Siapkan Skema Pembiayaan bagi Investasi Karbon di Sektor Kehutanan

📅 Selasa, 07 Jul 2026, 18:00 WIB | Oleh:
OJK Siapkan Skema Pembiayaan bagi Investasi Karbon di Sektor Kehutanan Doc: RRI/Ryan Suryadi
Ket. Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan siap mendukung pengembangan pasar karbon nasional di sektor kehutanan. Demikian disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, pada peluncuran Indonesia Forestry Carbon Hub, Senin (6/7).

Menurut dia, OJK telah menerbitkan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI). Selain itu telah menyiapkan financing playbook sebagai acuan pembiayaan proyek-proyek karbon.

“Kami terus memperkuat regulasi dan pengawasan bursa karbon melalui revisi POJK Nomor 14 Tahun 2023,” ujar dia. “Kami juga mengeksplorasi pengembangan produk keuangan berbasis karbon.”

Friderica mengatakan pengembangan produk keuangan berbasis karbon dapat memanfaatkan arus kas dari penjualan kredit karbon kehutanan. Skema pembiayaan tersebut juga dirancang agar memberikan manfaat ekonomi yang adil bagi masyarakat lokal yang menjaga kawasan hutan.

Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, mengungkapkan tujuan peluncuran Indonesia Forestry Carbon Hub. Menurut dia, hal itu bisa menjadi pintu masuk bagi investasi pemulihan lahan terdegradasi di Indonesia.

Hashim menambahkan pemerintah menargetkan pemulihan sekitar 12,7 juta hektare lahan terdegradasi. Menurut dia, hutan-hutan tersebut memiliki potensi besar untuk menghasilkan kredit karbon.

“Kami mengundang para investor global untuk berinvestasi dalam pemulihan lahan ini,” ujar dia. Sebagai imbalannya, lanjut Hashim, investor akan memperoleh kredit karbon bersertifikat melalui mekanisme yang kredibel.

Pemerintah berharap ekosistem perdagangan karbon yang didukung sistem registrasi, regulasi, dan pembiayaan tersebut mampu menarik investasi hijau. Hal ini sekaligus mempercepat pencapaian target Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 atau emisi nol di sektor kehutanan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Reaksi Awal 'The Odyssey' Karya Christopher Nolan Banjir Pujian

34 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Reaksi Awal 'The Odyssey' K...
Nasional
KCIC Hadirkan Promo Spesial...

OJK Berhasil Blokir 557 Ribu Rekening Penipuan

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
OJK Berhasil Blokir 557 Rib...

PT KAI Bukukan Laba Rp2,28 Triliun

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI Bukukan Laba Rp2,28 ...
Menkeu Purbaya Proyeksikan Defisit APBN 2026 Melebar Jadi Rp734,3 Triliun

Menkeu Purbaya Proyeksikan Defisit APBN 2026 Melebar Jadi Rp734,3 Triliun

07 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.