Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KAI Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar Kereta pada 2026

📅 Kamis, 14 Mei 2026, 16:02 WIB | Oleh:
KAI Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar Kereta pada 2026 Doc: antara foto
Ket. Perlintasan liar kereta

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menargetkan untuk menutup 40 perlintasan liar sepanjang 2026 guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.

"Kita ditugaskan untuk menyelesaikan sekitar 40 perlintasan liar, di mana lebarnya kurang dari dua meter dan tidak ada penjaga. Kita akan tutup untuk keselamatan operasional kereta api," kata Deputi 2 Daop 1 Jakarta PT KAI, Deddy Hendrady kepada wartawan di Jakarta, Kamis (14/5).

Ia menyebutkan terdapat lima perlintasan swadaya di kawasan antara Cawang hingga Tebet yang telah dikoordinasikan untuk ditutup bersama unsur wilayah setempat.

Namun, untuk tahun ini PT KAI baru menjalankan penutupan pada satu titik di kawasan Tebet-Cawang lantaran pelaksanaannya masih menunggu dukungan pemerintah daerah.

"Kalau tahun ini hanya satu aja. Kalau program KAI memang ada lima, tapi nanti nggak tahu kita dibantu dari pemda apakah ditutup semua atau nggak," ujarnya.

Seluruh perlintasan liar pada dasarnya memiliki tingkat bahaya yang sama. Adapun keterbatasan lahan dan biaya menjadi kendala dalam pembangunan perlintasan resmi.

"Keterbatasan lahan juga karena biaya juga sih, karena besar buka untuk membuatnya, karena kita harus punya alatnya punya posnya, terus merekrut SDM-nya untuk penjagaan," kata Deddy.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta kini menutup perlintasan sebidang liar di jalur antara Stasiun Tebet dan Stasiun Cawang demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan warga sekitar.

Terkait perpindahan lokasi penutupan perlintasan tersebut merupakan keputusan tersebut merupakan hasil musyawarah bersama warga.

Pertimbangan perpindahan lokasi dilakukan atas permintaan masyarakat karena lintasan di RT 05 lebih banyak digunakan warga dibandingkan lokasi lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.