Berkebun hingga Mengompos dari Rumah, Cara Sederhana Wujudkan Gaya Hidup Berkelanjutan
📅 Selasa, 07 Jul 2026, 19:15 WIB | Oleh: Haryo BronoUntuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman, tersedia pula pupuk hidroponik yang mengandung unsur hara makro dan mikro sehingga tanaman tetap dapat tumbuh optimal meski ditanam pada ruang yang terbatas.
Tidak hanya berfokus pada proses menanam hingga panen, konsep berkebun berkelanjutan juga mencakup pengelolaan limbah organik rumah tangga. Menurut Azko, sisa sayuran, kulit buah, maupun limbah dapur dapat diolah kembali menjadi kompos sehingga tidak seluruhnya berakhir di tempat pembuangan sampah.
Melalui Klaz Terra Smart Composter, limbah organik rumah tangga dapat diproses menjadi pre-kompos yang selanjutnya dapat dimanfaatkan sebagai kompos untuk menyuburkan tanaman. Pendekatan ini dinilai mampu menciptakan siklus tertutup, di mana limbah rumah tangga kembali menjadi sumber nutrisi bagi tanaman yang ditanam sendiri.
Melinda menilai perubahan menuju gaya hidup yang lebih berkelanjutan tidak harus dimulai dari langkah besar. Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti merawat satu pot tanaman di rumah dapat menjadi awal terbentuknya kesadaran yang lebih luas terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pada akhirnya, perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil di rumah. Dari satu pot tanaman yang dirawat setiap hari, setiap keluarga dapat berkontribusi menciptakan lingkungan yang lebih hijau sekaligus membangun kehidupan yang lebih sehat, mandiri, dan bertanggung jawab," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!