Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ekonomi Digital Butuh Lebih Banyak Wirausaha

📅 Senin, 06 Jul 2026, 01:05 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Ekonomi Digital Butuh Lebih Banyak Wirausaha Doc: istimewa
Ket. Inovasi Digital

Jakarta – Ekonomi digital Indonesia dinilai membutuhkan lebih banyak wirausaha agar pemanfaatan internet tidak hanya untuk konsumsi, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, dan mendongkrak pendapatan masyarakat.

Peneliti NEXT Indonesia Center Rezky Reza Pratama menilai pengembangan ekonomi digital perlu difokuskan pada peningkatan jumlah pelaku usaha digital sehingga internet dapat menciptakan nilai tambah dan mendorong mobilitas ekonomi masyarakat.

"Dengan begitu, ekonomi digital tidak hanya tumbuh besar dari sisi transaksi, tetapi juga menjadi instrumen yang mampu mendorong mobilitas ekonomi masyarakat," kata Reza dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (5/7).

Ia mengungkapkan hasil riset NEXT Indonesia Center menunjukkan jumlah masyarakat yang berbelanja secara daring meningkat signifikan, dari 14,9 juta orang pada 2019 menjadi 54 juta orang pada 2025.

Namun, di sisi lain, jumlah pelaku usaha digital masih stagnan di kisaran 9 juta orang dalam tiga tahun terakhir.

Menurut Reza, kondisi tersebut menunjukkan ekosistem perdagangan elektronik (e-commerce) di Indonesia masih lebih kuat sebagai pasar konsumsi dibandingkan sebagai ruang tumbuh bagi pelaku usaha baru.

"Platform digital berhasil memudahkan masyarakat berbelanja. Namun, jumlah masyarakat yang mampu naik kelas menjadi pelaku usaha digital belum bertambah secepat pertumbuhan konsumennya. Ini menjadi tantangan besar bagi agenda ekonomi digital Indonesia," ujarnya.

Ia menilai keberhasilan ekonomi digital tidak cukup diukur dari besarnya nilai transaksi, tetapi juga dari semakin banyak masyarakat yang memperoleh penghasilan melalui platform digital.

Riset NEXT Indonesia Center juga menunjukkan bahwa kemampuan memanfaatkan internet untuk kegiatan ekonomi berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, menurut Reza, tantangan pengembangan ekonomi digital saat ini bukan lagi sebatas memperluas akses internet, melainkan memastikan masyarakat memiliki kemampuan dan kesempatan yang sama untuk mengubah konektivitas digital menjadi sumber pendapatan.

Ia menambahkan Indonesia memiliki peluang besar melalui kelompok masyarakat menuju kelas menengah yang merupakan pengguna internet dan e-commerce terbesar di Indonesia.

"Bila semakin banyak masyarakat dalam kelompok tersebut memanfaatkan platform digital untuk berwirausaha, dampaknya tidak hanya meningkatkan pendapatan rumah tangga, tetapi juga memperluas basis pelaku usaha nasional," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Ekonomi Digital Butuh Lebih...

150 Penumpang Kapal Mogok Sempat Panik

59 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
150 Penumpang Kapal Mogok S...
Nasional
RI Diminta Percepat Transfo...
Jabar Dapat Kuota BSPS Terbanyak Nasional! 42.508 Rumah Tak Layak Huni Direnovasi

Jabar Dapat Kuota BSPS Terbanyak Nasional! 42.508 Rumah Tak Layak Huni Direnovasi

05 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.