Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Susuri Sungai dengan Paddle Board, KemenHAM Kaltim Edukasi Warga Jangan Buang Sampah

📅 Minggu, 05 Jul 2026, 17:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Susuri Sungai dengan Paddle Board, KemenHAM Kaltim Edukasi Warga Jangan Buang Sampah Doc: Antar
Ket. Kepala Kantor Wilayah Kemenham Provinsi Kaltim Umi Laila (kiri) bersama suami dan putrinya, di atas paddle board di SKM Samarinda setelah memungut sampah di sungai itu, Ahad (5/7).

Samarinda - Kementerian Hak Asasi Manusia Kalimantan Timur membantu mengampanyekan sungai bersih lewat olahraga air menggunakan paddle board sekaligus memungut sampah agar menjadi contoh bagi warga untuk tidak membuang sampah ke sungai.

Kampanye tersebut dilakukan bersama Komunitas Paddle Board Samarinda, bagian dari LSM Gerakan Memungut Sehelai Sampah Sungai Karang Mumus (GMSS-SKM) Samarinda.

"Menjaga sungai bukan hanya tugas pemerintah atau komunitas pecinta lingkungan, tapi menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat," ujar Kepala Kantor Wilayah Kemenham Provinsi Kaltim Umi Laila, setelah menyusuri SKM menggunakan paddle board sambil memungut sampah, Ahad (5/7).

Hal ini penting karena sungai yang bersih akan memberikan manfaat bagi kehidupan, mengurangi risiko banjir, menjaga kualitas air, serta mewariskan lingkungan yang sehat bagi generasi mendatang.

Terlebih SKM merupakan salah satu sungai yang masih dimanfaatkan oleh warga, baik secara langsung maupun lewat perusahaan air minum yang masih mengandalkan air baku di sungai ini.

Olahraga dan rekreasi sambil memungut sampah di sungai ini difokuskan di kawasan restorasi dan Sekolah Sungai Karang Mumus (Sesukamu) Muang Ilir, Kelurahan Lempake.

Ia menyebut bahwa yang dilakukan kali ini bukan sekadar olahraga dan rekreasi air, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat bahwa sungai merupakan sumber kehidupan yang harus dijaga bersama, karena sungai bukan tempat pembuangan sampah.

Sementara sampah yang diambil adalah jenis plastik dan sampah lain yang terapung karena aneka sampah tersebut nyata mencemari sungai. Terlebih sampah tersebut akan terus terbawa arus hingga laut, sehingga berpotensi merusak ekosistem laut.

"Menjaga lingkungan hidup merupakan bagian dari penghormatan, perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhan hak asasi manusia. Setiap warga negara memiliki hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat, sekaligus memiliki tanggung jawab untuk menjaga kelestariannya," ucap Umi.

Sementara Ketua Komunitas Paddle Board Samarinda Krisdiyanto menyampaikan bahwa melalui susur sungai sambil memungut sampah masyarakat diajak melihat secara langsung kondisi SKM, sekaligus untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan termasuk mengajak warga tidak membuang sampah sembarangan.

"SKM merupakan salah satu sungai penting yang membelah Kota Samarinda dan memiliki banyak fungsi. Penumpukan sampah di sungai dapat merusak ekosistem, menghambat aliran air, dan meningkatkan risiko banjir, maka partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga sungai merupakan keharusan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.