Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program Relawan Guru di Bangka Tengah Menyasar Pulau Terpencil

📅 Minggu, 05 Jul 2026, 22:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Program Relawan Guru di Bangka Tengah Menyasar Pulau Terpencil Doc: Antara
Ket. Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman.

Koba, Babel - Bupati Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Algafry Rahman mengharapkan program relawan guru dapat menyasar pulau-pulau terpencil di daerahnya untuk membantu mengatasi kekurangan tenaga pendidik.

"Kami berharap program relawan guru dapat menyasar Bangka Tengah, khususnya daerah-daerah terpencil seperti Pulau Nangka," kata Algafry di Koba, Minggu.

Ia mengatakan Kabupaten Bangka Tengah saat ini masih kekurangan 56 guru dan jumlah tersebut diproyeksikan meningkat menjadi sekitar 147 guru pada 2027 apabila belum ada rekrutmen guru baru.

Menurut dia, kondisi tersebut menjadi tantangan serius bagi pemerintah daerah dalam menjaga kualitas layanan pendidikan, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap tenaga pendidik.

Ia berharap berbagai program pengabdian masyarakat di bidang pendidikan, termasuk program relawan guru, dapat menjangkau daerah tersebut.

Algafry menilai kehadiran relawan guru dapat menjadi solusi sementara untuk membantu memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di sekolah-sekolah yang mengalami kekurangan guru sembari menunggu adanya kebijakan rekrutmen dari pemerintah.

Ia juga mengajak para lulusan perguruan tinggi untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah melalui kegiatan pengabdian sebagai relawan.

"Alumni-alumni perguruan tinggi, termasuk lulusan Muhammadiyah yang baru diwisuda, sangat berpotensi menjadi relawan pendidikan di wilayah kami," katanya.

Menurut dia, keterlibatan lulusan perguruan tinggi sebagai relawan tidak hanya membantu mengatasi kekurangan guru, tetapi juga menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses pendidikan di daerah terpencil.

"Kita terus berupaya mencari berbagai solusi untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik agar proses belajar mengajar di seluruh sekolah dapat berlangsung secara optimal," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
SKK Migas Umumkan Kurangi E...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.