Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KKP Gaspol! 65 Kampung Nelayan Merah Putih Dijadikan Mesin Ekonomi Baru

📅 Minggu, 05 Jul 2026, 22:30 WIB | Oleh: Tim Redaksi
KKP Gaspol! 65 Kampung Nelayan Merah Putih Dijadikan Mesin Ekonomi Baru Doc: istimewa
Ket. Pembekalan perwakilan pengurus KDKMP berlangsung di Ruang Tuna Kantor KKP, Jakarta, pada awal Juli lalu

JAKARTA- Puluhan perwakilan pengurus Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) pengelola 65 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), dibekali pengetahuan teknis, manajerial, serta akses pembiayaan usaha.

“Kegiatan ini untuk memastikan terwujudnya visi misi Presiden Prabowo sekaligus mewujudkan Trisula Pembangunan nasional melalui program Kampung Nelayan Merah Putih,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) KKP, Andy Artha Donny Oktopura di Jakarta, Minggu (5/7).

Pembekalan perwakilan pengurus KDKMP berlangsung di Ruang Tuna Kantor KKP, Jakarta, pada awal Juli lalu.

Andy menjelaskan, kehadiran ragam fasilitas perikanan seperti cold storage, pabrik es, sentra kuliner, bengkel kapal, hingga kios perbekalan nelayan di lokasi KNMP, diharapkan mendorong desa-desa nelayan menjadi kawasan ekonomi produktif yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta keberlanjutan ekosistem pesisir. 

Lewat program prioritas tersebut, sambungnya, pemerintah sekaligus ingin mengurai persoalan kemisikan yang selama mewarnai wajah pesisir Indonesia. "Aset yang dibangun adalah aset masyarakat untuk bisa dimanfaatkan, dijaga dan dipergunakan sebaik baiknya," katanya.

Plt Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Machmud menambahkan, KNMP harus menjadi mesin ekonomi bagi nelayan dan masyarakat pesisir. Ia mencontohkan keberadaan gudang beku sebagai sarana untuk menjaga mutu dan keamanan hasil perikanan, yang dapat meningkatkan nilai jual.  

"Tugas pengurus adalah mengoperasionalkan aset tersebut agar berputar menjadi profit yang menguntungkan seluruh anggota koperasi," ujar Machmud.

Pada acara pembekalan tersebut, KKP menghadirkan seluruh ekosistem pengelolaan KNMP mulai dari para praktisi yang sudah sukses, perbankan (Himbara), Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP), dan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi, pengelolaan aset hingga pengawakan SDM pada pembekalan tersebut. 

"Kami ingin nelayan bertransformasi menjadi nelayan naik kelas, sebagai pelaku ekonomi riil yang berjiwa kewirausahaan, mandiri, dan berdaya saing tinggi," tutup Machmud.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.