Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Disdik Kota Jayapura Targetkan Penulisan 30 Cerita Rakyat Baru

📅 Sabtu, 04 Jul 2026, 21:07 WIB | Oleh:
Disdik Kota Jayapura Targetkan Penulisan 30 Cerita Rakyat Baru Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Jayapura
Ket. Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Grace Linda Yoku.

JAYAPURA -- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Papua menargetkan penyusunan 30 cerita rakyat yang baru dan 10 puisi yang ditulis dalam bahasa lokal (Port Numbay) dan bahasa Indonesia untuk pewarisan kepada generasi mendatang.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Grace Linda Yoku di Jayapura, Sabtu, mengatakan dokumentasi melalui penulisan cerita rakyat menjadi salah satu langkah strategis menyelamatkan bahasa daerah agar tidak punah seiring dengan perkembangan zaman.

"Kami ingin cerita-cerita rakyat di semua kampung adat dapat terdokumentasi dengan baik sehingga tetap dikenal dan diwariskan dari generasi ke generasi," katanya.

Dia mengatakan kondisi bahasa Port Numbay di 10 kampung adat saat ini semakin memprihatinkan karena jumlah penutur yang terus berkurang.

Untuk itu, pihaknya mengharapkan, adanya penyusunan dan penulisan cerita rakyat dapat menjaga identitas budaya masyarakat adat Port Numbay, julukan Kota Jayapura.

"Selain itu, dengan adanya buku cerita rakyat dapat menjadi sumber pembelajaran bagi generasi muda tentang kekayaan budaya daerah," ujarnya.

Dia menjelaskan cerita rakyat bukan sekadar kisah turun-temurun tetapi warisan budaya yang mengandung nilai-nilai luhur, kearifan lokal, identitas budaya, serta sejarah perjalanan masyarakat Port Numbay sejak zaman dahulu.

"Penyusunan buku cerita rakyat merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam mengabadikan cerita-cerita yang selama ini diwariskan secara lisan menjadi karya tulis yang dapat terus dijaga dan dipelihara," katanya.

Melalui penyusunan buku cerita rakyat tersebut, Pemkot Jayapura sedang membangun jembatan yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan.

"Ini menjadi bukti bahwa Kota Jayapura memiliki kekayaan budaya yang patut dijaga dan dibanggakan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Empat Remaja Bersenjata Taj...
Daerah
Warga Diimbau Waspada Erups...
Luar Negeri
PM Moldova Mundur Usai Belu...
Rona
Tapir: Hewan Kuno yang Suks...
Di Balik Panen Melimpah Badui, Ada Warisan Bertani yang Terjaga Lintas Generasi

Di Balik Panen Melimpah Badui, Ada Warisan Bertani yang Terjaga Lintas Generasi

04 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.