Bom Meledak di Sebuah Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas
📅 Jumat, 03 Jul 2026, 09:39 WIB | Oleh: Tim PenulisWakil utusan khusus PBB untuk Suriah, Claudio Cordone, mengatakan di X, para pelaku "harus dibawa ke pengadilan".
Turki, yang memiliki hubungan dekat dengan otoritas Islamis Suriah, juga mengutuk serangan itu dan berjanji untuk "mempertahankan solidaritasnya dengan Suriah sepanjang proses ini", menurut pernyataan kementerian luar negeri.
Beberapa negara Arab juga mengutuk serangan itu, termasuk Irak, Yordania, Qatar, dan Mesir.
Liga Arab dan Dewan Kerja Sama Teluk yang beranggotakan enam negara mengecam "pemboman teroris" tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sejak penggulingan penguasa lama Bashar al-Assad pada Desember 2024, pemerintah baru Suriah yang dipimpin oleh Presiden Ahmed al-Sharaa telah berupaya menjalankan kendali penuh, memulihkan keamanan, dan menyatukan kembali negara tersebut.
Damaskus telah menjadi lokasi berbagai serangan dan insiden sejak pemerintahan baru mengambil alih.
Serangan paling mematikan terjadi pada Juni 2025, ketika serangan terhadap sebuah gereja di Damaskus menewaskan 25 orang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Serangan bunuh diri itu kemudian diklaim oleh sebuah kelompok Islamis Sunni, sementara pihak berwenang menyalahkan kelompok ISIS.
Baru-baru ini, terjadi insiden lain, termasuk pembunuhan seorang tentara pada bulan Mei dalam serangan bom mobil di Kota Tua Damaskus.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!