Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UI Percepat Transformasi dan Tata Kelola Kampus

📅 Kamis, 02 Jul 2026, 08:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
UI Percepat Transformasi dan Tata Kelola Kampus Doc: ANTARA
Ket. Rektor UI Heri Hermansyah melantik sejumlah pejabat dilingkungan kampus.

DEPOK – Universitas Indonesia (UI) percepat transformasi kelembagaan melalui pelantikan sejumlah pejabat strategis di berbagai bidang untuk memperkuat tata kelola, mendorong pengembangan kewirausahaan dan dana abadi, serta meningkatkan layanan kesehatan.

Rektor UI Prof Heri Hermansyah di Kampus UI Depok, Rabu (02/7), menegaskan bahwa perubahan organisasi merupakan langkah yang diperlukan agar universitas mampu beradaptasi dengan dinamika dan tantangan baru.

Menurutnya, penguatan kelembagaan tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan efektivitas tata kelola, tetapi juga mempercepat pencapaian visi UI sebagai universitas unggul yang mandiri, inovatif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Salah satu transformasi strategis yang dilakukan adalah pembentukan Lembaga Pengelola Dana Abadi UI (UInvest) sebagai pengembangan dari direktorat yang sebelumnya mengelola dana abadi universitas. Transformasi ini dilakukan untuk memperkuat tata kelola investasi dan mempercepat pencapaian target Dana Abadi UI sebesar Rp1 triliun,” ujar Heri.

UI menempatkan sumber daya terbaik dalam struktur baru UInvest sekaligus memperkuat jejaring dengan para filantropis, alumni, dan dunia usaha.

Ke depan kata Heri, pengembangan Dana Abadi akan menjadi salah satu prioritas utama universitas, seiring dengan pengembangan kawasan kampus dan perluasan kerja sama strategis di tingkat nasional maupun internasional.

Selain itu, transformasi dilakukan pada sektor layanan kesehatan. Setelah pembenahan tata kelola dan manajemen, Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) menunjukkan perkembangan yang positif dan kini memasuki fase ekspansi layanan.

Dalam jangka panjang, UI menargetkan terbentuknya UI Academic Health System, sebuah sistem layanan kesehatan akademik yang mengintegrasikan RSUI Depok, pengembangan RSUI Salemba, klinik, serta jejaring rumah sakit mitra yang dikelola dengan
standar mutu Universitas Indonesia.

Di bidang tata kelola, UI juga memperkuat sistem pengawasan dan budaya organisasi melalui pembentukan Kantor Penanganan Kode Etik dan Kode Perilaku untuk menangani pencegahan dan penanganan kekerasan bersama Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan.

Menurut Rektor UI, meningkatnya kompleksitas pelanggaran etik di lingkungan kampus memerlukan organisasi yang memiliki sumber daya, kewenangan, dan dukungan anggaran yang lebih memadai.

Rektor berharap seluruh transformasi organisasi yang dilakukan dapat memperkuat kapasitas institusi agar semakin adaptif, akuntabel, dan berdampak bagi masyarakat.

Ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus berkolaborasi mendukung penguatan tata kelola, inovasi, dan layanan universitas demi memperkokoh peran UI sebagai perguruan tinggi unggul yang mandiri dan berkontribusi nyata bagi Indonesia.

Pada kesempatan itu, Rektor UI melantik Prof. Dr. dr. Budi Wiweko sebagai Kepala Badan Kewirausahaan dan Hubungan Antar Lembaga sekaligus Sekretaris Universitas.

UI juga melantik Dr. drg. Nia Ayu Ismaniati Suria, sebagai Direktur Utama Unit Kerja Khusus UInvest, serta Dr. Lidwina Inge Nurtjahyo, sebagai Kepala Kantor Penanganan Kode Etik dan Kode Perilaku pada Direktorat Transformasi Budaya dan Tata Kelola.

Di sektor layanan kesehatan, UI melantik drg. Arianti Anaya, sebagai Ketua Dewan Pengawas
Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

Bulu Tangkis Beregu Putra-putri ke Semifinal

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Bulu Tangkis Beregu Putra-p...
Nasional
BMKG Jayapura Catat 1.862 T...
Nasional
Puncak Peringatan HUT Ke-81...
Advertisement
BMKG: El Nino Sangat Kuat Sedang Terjadi

BMKG: El Nino Sangat Kuat Sedang Terjadi

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.