Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenkeu: Perubahan Iklim Pengaruhi Keputusan Investasi, Kebutuhan Dana Capai Rp800 Triliun per Tahun

📅 Selasa, 30 Jun 2026, 16:35 WIB | Oleh: Tim Penulis

Ia menilai keberhasilan pembangunan berkelanjutan hanya dapat dicapai apabila pemerintah dan pelaku pasar mampu membangun kolaborasi yang kuat melalui ekosistem pembiayaan yang komprehensif, terdiversifikasi, dan saling melengkapi.

“Karena itu, Indonesia telah mengembangkan arsitektur pembiayaan iklim yang menggabungkan sumber daya dari sektor publik dan swasta, serta dari mitra domestik maupun internasional,” ucap Herman.

Pembiayaan Berkelanjutan

Dari sisi pembiayaan publik, pemerintah telah mengembangkan berbagai instrumen seperti Green Sukuk, SDG Bonds, Blue Bonds, serta Disaster Pooling Fund. Di saat yang sama, pemerintah juga terus memperluas dukungan dari sektor perbankan, pasar modal, pasar karbon, filantropi, investasi korporasi, blended finance, hingga kerja sama dengan lembaga pembangunan multilateral, mitra bilateral, dan lembaga keuangan internasional.

“Setiap sumber pembiayaan harus saling melengkapi agar aksi iklim dapat dilaksanakan pada skala kecepatan yang dibutuhkan,” tutur Herman.

Ia menegaskan bahwa pembiayaan berkelanjutan tidak lagi hanya dipandang sebagai komitmen terhadap lingkungan, tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk memperkuat daya saing ekonomi nasional dan mewujudkan visi Indonesia sebagai negara maju pada 2045.

“Pada akhirnya, pembiayaan berkelanjutan bukan sekadar komitmen lingkungan. Hal itu merupakan instrumen yang sangat penting untuk mewujudkan visi Indonesia menjadi negara dengan perekonomian yang maju pada tahun 2045,” kata Herman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Rona
Tulus “Comeback” Lewat ...
Polisi Selidiki Kasus Mobil Putri Indonesia Pariwisata Dilempar Batu

Polisi Selidiki Kasus Mobil Putri Indonesia Pariwisata Dilempar Batu

30 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.