Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hadapi Kekeringan, BPBD Bangka Tengah Siagakan Personel dan Bantuan Air

📅 Selasa, 30 Jun 2026, 22:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hadapi Kekeringan, BPBD Bangka Tengah Siagakan Personel dan Bantuan Air Doc: Antara
Ket. Kepala BPBD Bangka Tengah Yudhi Sabara.

Koba, Babel - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyiagakan personel dan bantuan air bersih, sebagai langkah antisipasi menghadapi dampak kekeringan selama musim kemarau yang diperkirakan berlangsung pada Juli hingga September 2026.

Kepala BPBD Bangka Tengah Yudhi Sabara di Koba, Selasa, mengatakan musim kemarau tahun ini diperkirakan ditandai dengan kondisi cuaca yang panas dan kering sehingga berpotensi memicu kekeringan di sejumlah wilayah.

"Perkiraannya musim kemarau terjadi pada Juli hingga September 2026 yang kondisinya suhu cuaca cukup panas dan kering," katanya.

BPBD telah menyiapkan berbagai peralatan pendukung serta menyiagakan petugas untuk mengantisipasi dampak kekeringan yang berpotensi terjadi di sejumlah desa.

BPBD akan mendistribusikan bantuan air bersih kepada desa-desa yang mengalami kekurangan air sesuai dengan pola dan prosedur operasional standar (SOP) yang telah ditetapkan.

"Berdasarkan kejadian sebelumnya, hampir ditemui ada desa di setiap kecamatan yang mengalami kekurangan atau kekeringan air akibat musim kemarau panjang," ujarnya.

Yudhi mengatakan sebagian besar masyarakat di wilayah perdesaan masih mengandalkan sumur gali sebagai sumber air bersih sehingga rentan mengalami kekeringan ketika musim kemarau berlangsung.

"Kami selalu mendistribusikan air bersih saat terjadi kekeringan sebagai langkah antisipasi sembari menunggu siklus cuaca kembali pada musim hujan," katanya.

Selain potensi kekeringan, BPBD juga mewaspadai meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat kondisi vegetasi yang mengering selama musim kemarau.

Oleh karena itu, BPBD mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar untuk mencegah terjadinya karhutla.

"Jika terpaksa harus membakar lahan, harus dijaga jangan sampai api menjalar sehingga terjadi kebakaran dalam skala luas," ujar Yudhi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

36 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.