Tantang Peredaran Produk Kimia Berbahaya, Ini Gebrakan Berani BBPOM Makassar Upgrade Kemampuan Lab
📅 Senin, 29 Jun 2026, 01:25 WIB | Oleh: AlfredMAKASSAR - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Makassar memperkuat kualitas pengawasan obat dan makanan dengan meningkatkan kompetensi para penguji laboratorium kimia, Minggu (28/6).
"Upaya tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis Laboratorium Kimia Obat Bahan Alam dan Suplemen selama empat hari," kata Kepala BBPOM di Makassar Yosef Dwi Irwan di Makassar, Minggu.
Dia mengatakan kompetensi personel merupakan faktor utama dalam menjaga mutu dan keandalan hasil pengujian laboratorium.
Menurut dia, laboratorium pengawasan obat dan makanan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi analisis agar tetap menghasilkan data yang valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Sebagai laboratorium yang telah menerapkan standar ISO/IEC 17025:2017, kita tidak cukup hanya mempertahankan kompetensi yang ada," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Karena itu pihaknya harus terus memperkuat kapasitas personel, meningkatkan penguasaan metode analisis, serta mengikuti perkembangan teknologi instrumen agar hasil pengujian yang dihasilkan tetap valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Yosef menambahkan, kesiapan sumber daya manusia yang kompeten menjadi kunci agar laboratorium mampu memberikan dukungan optimal terhadap pengawasan produk obat bahan alam, suplemen kesehatan, dan kosmetik yang beredar di masyarakat.
Menurut Yosef, peredaran produk obat bahan alam dan kosmetik yang tidak memenuhi ketentuan masih menjadi tantangan dalam pengawasan.
Karena itu, laboratorium memiliki peran strategis dalam mendeteksi dan mengidentifikasi kandungan berbahaya sebagai langkah perlindungan terhadap kesehatan masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!