Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Prancis Disapu Gelombang Panas, Angka Kematian Lampaui 1.000 Orang

📅 Senin, 29 Jun 2026, 15:53 WIB | Oleh:
Prancis Disapu Gelombang Panas, Angka Kematian Lampaui 1.000 Orang Doc: AFP

ISTANBUL - Prancis mencatat sekitar 1.000 kematian lebih banyak dari yang diperkirakan sejak 24 Juni karena gelombang panas ekstrem melanda sebagian besar wilayah negara itu, menurut data awal yang dirilis Badan Kesehatan Masyarakat Prancis pada Minggu (28/6).

Badan tersebut menyatakan bahwa data yang masih bersifat sementara itu menunjukkan peningkatan signifikan angka kematian selama periode gelombang panas.

Kelompok usia di atas 65 tahun menyumbang sebagian besar dari kematian berlebih tersebut.

Lembaga itu juga melaporkan adanya peningkatan 40 persen jumlah kematian yang terjadi di rumah.

Menteri Kesehatan Prancis, Stephanie Rist, sebelumnya memperingatkan bahwa dampak kesehatan akibat gelombang panas belum berakhir meskipun suhu mulai menurun di sejumlah wilayah. Menurutnya, Prancis kini mengalami “jumlah kematian yang lebih tinggi dari biasanya,” seperti dilaporkan stasiun televisi BFMTV.

Sementara itu, layanan medis darurat Paris (SAMU) melaporkan 80 kematian pada Sabtu, termasuk 30 kasus serangan jantung. Angka tersebut sedikit turun dibandingkan 109 kematian yang tercatat pada Jumat.

Pihak berwenang menegaskan bahwa angka tersebut hanya mencakup kasus yang ditangani oleh layanan darurat Paris dan tidak mencerminkan keseluruhan jumlah kematian di ibu kota.

Adapun lonjakan angka kematian itu terjadi setelah Prancis mengalami 11 hari berturut-turut cuaca panas ekstrem di sebagian besar wilayah Prancis.

Meskipun suhu mulai menurun di sejumlah daerah pada Minggu setelah badai petir hebat, rumah sakit masih menghadapi tekanan akibat meningkatnya kasus penyakit terkait panas serta komplikasi medis yang muncul belakangan.

Menurut Observatorium Keraunos, lebih dari 127.000 sambaran petir tercatat di seluruh Prancis pada Sabtu malam, dengan aktivitas listrik paling intens terjadi antara kawasan Paris dan wilayah Hauts-de-France.

Meski kondisi cuaca lebih sejuk, badan meteorologi Meteo-France tetap mempertahankan status siaga oranye gelombang panas di 22 departemen pada Senin, termasuk Paris dan wilayah sekitarnya, serta sebagian wilayah tenggara dan timur Prancis.

Sementara itu, otoritas kesehatan mengimbau para lanjut usia dan warga yang hidup sendiri untuk tetap mengambil langkah-langkah pencegahan, serta memperingatkan bahwa dampak penuh gelombang panas terhadap keselamatan jiwa masih belum dapat dipastikan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Pemerintah Usulkan Pembentu...
Luar Negeri
Ketika Eropa Membara, Korba...

BMKG Waspadai Kemunculan Bibit Siklon Tropis 96W

51 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BMKG Waspadai Kemunculan Bi...
Luar Negeri
Pakistan Terancam Gelap Gul...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Jerman Catat Rekor Suhu Tertinggi Sepanjang Masa 41°C Saat Eropa Dilanda Gelombang Panas

Jerman Catat Rekor Suhu Tertinggi Sepanjang Masa 41°C Saat Eropa Dilanda Gelombang Panas

29 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.