Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Festival Layang-layang Purworejo Diharapkan Bisa Gerakkan UMKM dan Ekonomi Lokal

📅 Senin, 29 Jun 2026, 15:20 WIB | Oleh:
Festival Layang-layang Purworejo Diharapkan Bisa Gerakkan UMKM dan Ekonomi Lokal    Doc: Instagram/@ticpurworejo

JAKARTA – Festival Layang-layang Nasional 2026 diproyeksikan mendorong perputaran ekonomi masyarakat Purworejo. Kegiatan berlangsung di Pantai Ketawang pada 4-5 Juli 2026.

Festival menghadirkan peserta nasional dan internasional. Ribuan wisatawan diperkirakan memadati kawasan pesisir selama dua hari pelaksanaan.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinporapar Purworejo, Neira Anjar Pujisusilo, mengatakan antusiasme peserta sudah tinggi. Pendaftaran kompetisi bahkan telah ditutup.

"Untuk pendaftaran peserta, karena kita melalui jalur koneksi dan jaringan nya teman-teman, networknya teman-teman, keluarga, saat ini sudah kita close. Mendapatkan 24 peserta dari lokal atau nasional, 27 peserta lokal, dan 4 peserta layang internasional," kata Neira, Minggu (28/6).

Ia mengatakan festival turut melibatkan pelaku UMKM setempat. Produk lokal menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan acara.

"Mereka akan menggelar produk makanan lokal dan makanan khas Grabag dan Ketawang tentunya, daerah lokal juga ada kelompok wanita tani yang juga akan menyediakan produk hijau atau sayur mayur. Lalu untuk UMKM serta pedagang umum kami memberikan tempat atau disediakan lapak, yang sudah diidentifikasi dan diberikan identitas jadi cukup tertib nanti bagaimana para penjual menjajakan dagangannya,” ungkap dia.

Panitia juga menata lokasi pedagang agar pengunjung lebih nyaman. Seluruh pelaku usaha memperoleh lapak yang telah ditentukan.

Festival tetap mengutamakan aspek keselamatan selama berlangsung. Pengunjung tidak diperbolehkan menerbangkan layang-layang di arena perlombaan.

"Kami melarang pengunjung untuk menaikan layang-layang sendiri di lokasi tersebut, tapi bagi yang ingin tetap bermain layang-layang disekitar Pantai, ada area aman bagi mereka untuk menaikan layang-layang tentunya, dengan ketinggian yang kami batas. Jadi sesuai dengan aturan dari operitas bandara, kami tidak boleh menaikan layang-layang yang lebih tinggi dari 100 meter ketinggiannya seperti itu,” kata dia.

Pengunjung dikenakan tiket masuk Rp5.000 per orang. Tarif parkir kendaraan roda dua Rp5.000 dan roda empat Rp10.000.

Pemerintah Kabupaten Purworejo berharap festival terus menjadi penggerak ekonomi kreatif. Event tahunan itu juga diharapkan memperkuat daya tarik wisata daerah. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka   

Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka  

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.