Herry Putra Tegaskan Peserta LKBB-PB Harus Jadi Agen Perubahan dan Penjaga Empat Pilar MPR RI
📅 Minggu, 28 Jun 2026, 19:25 WIB | Oleh: Sriyono
BENGKULU – Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) terus memperkuat pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan generasi muda melalui Lomba Kreasi Baris-Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) yang diselenggarakan di berbagai provinsi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya MPR RI menanamkan nilai-nilai disiplin, kepemimpinan, serta semangat cinta Tanah Air di kalangan pelajar.
Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal MPR RI Herry Putra saat memberikan sambutan pada acara pembukaan LKBB-PB Tingkat Provinsi Bengkulu di Lapangan Merah Putih Balai Kota Bengkulu, Minggu (28/6).
Turut hadir mewakili Gubernur Bengkulu Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bengkulu Mif Tarul Ilmi, mewakili Wali Kota Bengkulu Kepala Badan Kesbangpol Kota Bengkulu Saipul Apandi, Anggota DPRD Kota Bengkulu Kusmito Gunawan, mewakili Kapolda Bengkulu Direktur Pembinaan Masyarakat Kombes Pol. Rudi Hartono, mewakili Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu Kepala Bidang Pembinaan SMA M. Syukur, serta unsur TNI dan Forkopimda.
Dalam sambutannya, Herry Putra menegaskan bahwa penyelenggaraan LKBB-PB merupakan inisiatif pimpinan MPR RI sebagai bentuk kepedulian terhadap pembinaan generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi yang membawa berbagai tantangan bagi kehidupan berbangsa.
"Perkembangan teknologi informasi memberikan banyak manfaat, tetapi juga menghadirkan tantangan yang dapat mengikis rasa cinta Tanah Air dan semangat nasionalisme. Karena itu, MPR RI bersama Purna Paskibraka Indonesia menghadirkan LKBB-PB sebagai sarana membangun karakter, disiplin, dan kecintaan generasi muda kepada bangsa dan negara," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Herry, peserta LKBB-PB merupakan pelajar yang memiliki disiplin tinggi, jiwa kepemimpinan, dan semangat nasionalisme. Oleh sebab itu, mereka diharapkan menjadi teladan di lingkungan sekolah sekaligus agen perubahan dalam mengamalkan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.
"Harapan pimpinan MPR RI, para peserta LKBB-PB mampu menjadi agen perubahan sekaligus benteng yang menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI dalam kehidupan sehari-hari," katanya.
Herry menjelaskan, LKBB-PB Tahun 2026 diselenggarakan di 30 provinsi. Para juara tingkat provinsi akan mewakili daerah masing-masing pada LKBB-PB Tingkat Nasional yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada akhir Agustus 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan.
"Siapa pun yang terpilih menjadi juara nantinya tidak hanya membawa nama sekolah, tetapi juga membawa nama Provinsi Bengkulu di tingkat nasional. Karena itu, tunjukkan kemampuan terbaik dan harumkan nama daerah," tegasnya.
Herry juga mengajak seluruh peserta menerima hasil perlombaan dengan lapang dada serta mempercayai proses penilaian yang dilakukan secara profesional oleh dewan juri.
"Apabila terdapat hal-hal yang perlu diklarifikasi terkait penilaian, sampaikan melalui panitia untuk diteruskan kepada dewan juri. Semua penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan," ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bengkulu, menyampaikan apresiasi kepada MPR RI dan Purna Paskibraka Indonesia atas penyelenggaraan LKBB-PB di Bengkulu.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar kompetisi, melainkan wahana pembentukan karakter generasi muda melalui nilai-nilai disiplin, kebersamaan, kepemimpinan, dan cinta Tanah Air.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!