Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Buka LCC Empat Pilar MPR RI Provinsi Sulawesi Utara, Stefanus B.A.N Liow: LCC Perkuat Nilai Kebangsaan Hadapi Tantangan Era Digital

📅 Sabtu, 27 Jun 2026, 19:30 WIB | Oleh:
Buka LCC Empat Pilar MPR RI Provinsi Sulawesi Utara, Stefanus B.A.N Liow: LCC Perkuat Nilai Kebangsaan Hadapi Tantangan Era Digital Doc: istimewa
Ket. membuka Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Sulawesi Utara di Manado, Sabtu (27/6).

MANADO - Anggota MPR RI dari Kelompok DPD RI Daerah Pemilihan Sulawesi Utara, Ir. Stefanus B.A.N. Liow, secara resmi membuka Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Sulawesi Utara di Manado, Sabtu (27/6). 
Kompetisi tersebut menjadi bagian dari upaya MPR RI memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan sekaligus menjawab tantangan era digital yang semakin kompleks.

Sebanyak sembilan sekolah menengah atas dan sederajat terbaik dari berbagai daerah di Sulawesi Utara tampil dalam babak final tingkat provinsi setelah melalui proses seleksi yang ketat. Kesembilan sekolah tersebut ialah SMAS Dian Harapan Manado, SMA Katolik Rex Mundi Manado, SMAN 2 Tomohon, SMAN 1 Tahuna, SMA Kristen Eben Haezar Manado, MAN 1 Bolaang Mongondow Plus Keterampilan, SMAN 1 Pinogaluman, SMAN 2 Bitung, serta SMAS Katolik Theodorus Kota Kotamobagu.

Para peserta dibagi ke dalam tiga grup untuk mengikuti tiga babak penyisihan sebelum melaju ke final. Setiap pertandingan meliputi kategori Wawasan Empat Pilar, Tematik Empat Pilar, dan babak rebutan. Juara tingkat Provinsi Sulawesi Utara nantinya akan mewakili daerah pada Grand Final Nasional LCC Empat Pilar MPR RI yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 di Gedung MPR RI, Jakarta.

Dewan juri terdiri atas Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sam Ratulangi Dr. Ferry Laud Liando, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi Dr. Dani R. Pinasang, serta Lektor Kepala Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Manado Dr. Julien Biringan.

Kegiatan itu turut dihadiri Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Dr. Femmy J. Suluh, para kepala sekolah, guru pembina, dan pendamping peserta.

Jawab Tantangan 
Dalam sambutannya, Stefanus menegaskan LCC Empat Pilar bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana strategis untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda dengan pendekatan yang lebih relevan terhadap perkembangan zaman.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Dinas Pendidikan Daerah beserta seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Menurut Stefanus, Indonesia kini memasuki era ketika lanskap demokrasi berubah sangat cepat seiring perkembangan teknologi digital. Generasi Z dan awal Generasi Alpha yang kini duduk di bangku SMA merupakan kelompok digital native yang mendominasi lebih dari seperempat populasi Indonesia. Kondisi itu menghadirkan tantangan baru berupa derasnya arus informasi, hoaks, dan disinformasi.

Berdasarkan evaluasi kuantitatif dan survei nasional yang melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi, lebih dari 80 persen generasi muda Indonesia memiliki kebanggaan tinggi terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Namun, mereka membutuhkan metode pembelajaran kebangsaan yang lebih segar, dinamis, dan partisipatif.

"Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar hadir bukan sebagai doktrinasi satu arah, melainkan metode pembelajaran yang edukatif, kompetitif, sekaligus menyenangkan," ujar Stefanus.

Ia menjelaskan melalui kompetisi tersebut peserta tidak hanya dituntut menghafal materi, tetapi juga dilatih berpikir kritis, bekerja sama dalam tim, mengambil keputusan secara cepat, serta menjunjung tinggi nilai demokrasi, sportivitas, dan kejujuran.

Stefanus juga mengungkapkan penyelenggaraan LCC tahun 2026 menghadirkan berbagai pembaruan, mulai dari digitalisasi sistem bank soal, mekanisme penilaian secara real time, hingga standardisasi tata kelola dewan juri guna menjamin transparansi, profesionalisme, dan keadilan bagi seluruh peserta.

Antusiasme sekolah di Sulawesi Utara, lanjutnya, meningkat signifikan. Sebanyak 87 sekolah mendaftarkan diri, kemudian 57 sekolah mengikuti seleksi daring yang ketat sebelum akhirnya terpilih sembilan sekolah terbaik.

Ia menilai capaian tersebut menunjukkan meningkatnya literasi kebangsaan pelajar Sulawesi Utara. Para peserta pun disebut bukan sekadar mewakili sekolah masing-masing, melainkan menjadi representasi generasi muda yang akan mengawal perjalanan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
BPBD DKI Jakarta Lakukan Op...
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.