Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gempa Bumi Venezuela: Korban Tewas Capai Lebih dari 1.400 Orang

📅 Minggu, 28 Jun 2026, 03:21 WIB | Oleh:
Gempa Bumi Venezuela: Korban Tewas Capai Lebih dari 1.400 Orang Doc: Istimewa
Ket. Pencarian korban selamat terus berlanjut, dengan hampir 70.000 orang dilaporkan hilang dan belum ditemukan oleh anggota keluarga mereka.

CARACAS - Jumlah korban tewas akibat dua gempa bumi yang melanda Venezuela awal pekan ini telah meningkat menjadi 1.430 jiwa, menurut salah satu politisi terkemuka negara itu, Jorge Rodríguez.

Dari The Guardian, sebanyak 3.200 orang lainnya terluka dan 3.100 orang kehilangan tempat tinggal akibat bencana tersebut, tambah ketua Majelis Nasional, saat berbicara di televisi pemerintah.

Tim penyelamat masih mencari korban selamat setelah gempa berkekuatan 7,2 M dan 7,5 M melanda dalam waktu satu menit pada Rabu malam, meratakan bangunan di bagian utara negara itu. Setidaknya 68.900 orang dilaporkan hilang dan belum ditemukan oleh keluarga mereka.

Banyak warga sipil di La Guaira, salah satu daerah yang paling parah terkena dampak, telah menggunakan sekop dan tangan kosong untuk menggali puing-puing bangunan yang runtuh.

Pada hari Sabtu, PBB memperkirakan bahwa gempa bumi tersebut menyebabkan kerugian sebesar 6,7 miliar dolar AS, setara dengan 6 persen dari PDB Venezuela.

Penilaian awal tersebut memperhitungkan kerugian aset termasuk perumahan tetapi tidak mencakup gangguan ekonomi yang lebih luas, kata Program Pembangunan PBB dalam sebuah pernyataan.

Pelaksana tugas presiden negara Amerika Selatan itu , Delcy Rodríguez , mengatakan di televisi pemerintah bahwa lebih dari 14.000 anggota militer dan polisi berpatroli di daerah-daerah yang terkena dampak, di mana akses telah diblokir dan izin khusus diperlukan untuk masuk.

Tim penyelamat tambahan yang dikirim oleh pemerintah dari seluruh dunia, termasuk Meksiko, AS, Brasil, El Salvador, dan Prancis, tiba di Venezuela pada hari Sabtu.

Hal ini terjadi setelah tim dari berbagai negara termasuk Belanda, Turki, dan Inggris dikerahkan untuk membantu upaya pencarian dan penyelamatan .

Jeremy Lewin, seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS, mengatakan bahwa militer AS akan membantu mengoordinasikan penerbangan untuk membawa petugas penyelamat, rumah sakit bergerak, dan pasokan.

Dia mengatakan dua tim pencarian yang masing-masing beranggotakan 80 orang telah dikerahkan dan sebuah kapal transportasi angkatan laut AS telah berlabuh di lepas pantai Venezuela, siap menerima para penyintas yang dievakuasi melalui udara dan membutuhkan perawatan medis.

Lewin mengatakan bahwa ini adalah "perlombaan melawan waktu" untuk menemukan orang-orang yang terluka akibat gempa.

Dia menambahkan: “Ada orang-orang yang terjebak di bawah reruntuhan, dan prioritas utama adalah mengirimkan tim pencarian dan penyelamatan serta tenaga medis dan lainnya kepada mereka secepat mungkin untuk menyelamatkan nyawa.”

Loyce Pace, direktur regional Palang Merah Internasional untuk Amerika , mengatakan: “Orang-orang masih takut untuk kembali memasuki tempat yang dulunya adalah rumah mereka.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    kyk nama artis dracin :)
    Indonesia perlu mencontoh negara lain yg sdh terbukti ...
Olahraga
Aldila Melaju Mudah ke Pere...
Nasional
Fenomena Mengejutkan! Tiga ...
Olahraga
Janice Tjen Kandas di Babak...
Olahraga
Kabar Mengejutkan! Barcelon...
Olahraga
Menang Telak! Aldila Pastik...
Megapolitan
Mahasiswa Sampaikan Aspiras...
Nasional
DPR Menyetujui 14 Calon Hak...
Nasional
DPR dan Pemerintah Bahas RU...
Daerah
Kualitas Udara Palangka Ray...

DPR Setujui Pembahasan Lanjutan RAPBN 2027

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
DPR Setujui Pembahasan Lanj...
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.