Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Paradoks Beras: Produksi Tinggi, Risiko Mengintai

📅 Jumat, 26 Jun 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Peneliti Center of Economic and Law Studies (Celios), Galau Muhammad menegaskan tingginya produksi beras tidak serta-merta mencerminkan kuatnya ketahanan pangan nasional. Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh jumlah produksi, tetapi juga oleh efisiensi distribusi, stabilitas harga, kualitas rantai pasok, serta kemampuan masyarakat mengakses pangan secara merata.

“Keberlanjutan produksi beras perlu diimbangi dengan perbaikan sistem distribusi dan peningkatan kesejahteraan petani agar manfaat peningkatan produksi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat dan benar-benar memperkuat ketahanan pangan nasional,” jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Gebrakan PM Inggris Andy Bu...
Gerakan Pasar Ikan Murah Akan Digelar Pemprov Kaltim Berkala, Upaya Tekan "Stunting" di Berau

Gerakan Pasar Ikan Murah Akan Digelar Pemprov Kaltim Berkala, Upaya Tekan "Stunting" di Berau

23 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.