Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Cuma Mainan, Gim Lokal Kini Berburu Cuan di Kancah Dunia

📅 Kamis, 25 Jun 2026, 14:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tak Cuma Mainan, Gim Lokal Kini Berburu Cuan di Kancah Dunia Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - Gim Roblox

JAKARTA – Ekspansi gim lokal ke pasar global menunjukkan meningkatnya daya saing industri kreatif digital nasional.

Keberhasilan menembus pasar internasional tidak hanya bergantung pada kualitas permainan, tetapi juga pada kemampuan pengembang dalam memahami preferensi pemain global, strategi pemasaran, serta pemanfaatan platform distribusi digital.

Jika didukung ekosistem yang kuat, ekspansi ini berpotensi meningkatkan devisa, membuka lapangan kerja berbasis teknologi, dan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain penting dalam industri gim dunia.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengatakan transaksi digital yang dilakukan dalam platform monetisasi gim bisa perkuat ekspansi gim lokal ke global.

Hal tersebut ia sampaikan dalam acara penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding) antara platform monetisasi dan konten digital Coda dengan Kementerian Ekonomi Kreatif.

"Saya sangat mengapresiasi Coda yang membantu membukakan pintu karena ini adalah sistem plug-and-play jadi permainan apapun bisa masuk ke Coda, kemudian kita bisa akses ke pasar global," kata Irene di Jakarta, Kamis (25/6).

Ia mengatakan kesempatan MoU ini juga akan membuka jalan bagi pengembang gim di Indonesia untuk bisa ekspansi karyanya ke ranah global melalui platform Coda.

Ia mengatakan platform pembayaran digital seperti Coda juga mampu mendatangkan keuntungan bagi negara yang datang dari industri kreatif khususnya gim.

"Apapun yang kita jual secara digital dan secara global, yang paling penting adalah adaptasi bagaimana kita bisa menerima keuntungan dari pelanggan potensial kita. Ini akan sangat sulit jika kita sebagai bisnis atau pengembang gim jika kita harus masuk ke negara demi negara untuk melihat bagaimana pembayaran bisa berdampak," kata Irene.

Irene mengatakan kolaborasi ini menunjukkan keseriusan pemerintah dan private sector untuk mengembangkan industri gim, yang menurutnya Indonesia bukan hanya diisi oleh talenta gamers yang sudah menjuarai berbagai pertandingan tapi juga kreator gim yang jarang diketahui negara sendiri.

Ia mengatakan kementerian bersama dengan asosiasi terus mendorong pengembangan gim lokal untuk membuat konten yang menarik sesuai dengan genre pasar lokal.

Penandatanganan ini juga untuk memberikan pendalaman terkait pembuatan keputusan untuk membangun pengembang gim lokal agar bisa bersaing di industri internasional.

"Bersama sebagai negara, kita bisa lebih baik dalam mengalahkan seluruh dunia dengan permainan yang kita bangun karena saya percaya bahwa pengembang gim kita adalah top-notch," kata Irene.

Saat ini, Kementerian Ekraf terus melakukan aktivasi untuk memperkenalkan gim lokal seperti penempatan game corner di Bandara Terminal 2 dan 3 dan juga kolaborasi dengan hotel agar masyarakat bisa mengetahui permainan lokal baik digital maupun board game.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.