Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Merawat Geopark Rinjani Menjadi Pekerjaan Prioritas NTB

📅 Minggu, 03 Mei 2026, 12:09 WIB | Oleh:
Merawat Geopark Rinjani Menjadi Pekerjaan Prioritas NTB Doc: ist
Ket. geopark rinjani harus terus dirawat

MATARAM – Kawasan Rinjani telah ditetapkan sebagai geopark, untui itu, perawatannya harus terus menjadi prioritas. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmen menempatkan konservasi sebagai prioritas utama dalam aspek pengelolaan kawasan Geopark Rinjani yang terletak di Pulau Lombok tersebut.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan Rinjani adalah warisan dunia yang harus dijaga secara ketat lantaran memiliki nilai ekologis, geologi, dan budaya yang tinggi.

"Rinjani bukan sekedar destinasi wisata. Ini adalah identitas, sumber kehidupan, sekaligus bagian dari warisan dunia. Tidak boleh ada kompromi terhadap kelestariannya," ucap Gubernur NTB Iqbal dalam pernyataan di Mataram, Minggu.

Pada 2 Mei 2026 Pemprov NTB meresmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani di Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Fasilitas itu berfungsi sebagai pusat data dan pengetahuan terintegrasi yang menghubungkan aspek geologi, sejarah, budaya, hingga kehidupan masyarakat di kawasan Rinjani.

Narasi besar berupa letusan Gunung Samalas yang berdampak terhadap kondisi iklim dunia menjadi bagian penting dalam memperkuat posisi Geopark Rinjani sebagai laboratorium alam global.

Gubernur Iqbal menuturkan arah kebijakan pengelolaan taman bumi tidak sekadar mempertahankan status dalam jaringan UNESCO Global Geoparks, tetapi juga meningkatkan kualitas pengelolaan dengan tetap mengedepankan prinsip konservasi.

Ia ingin masyarakat yang hidup di sekitar kawasan Geopark Rinjani menjadi kian sejahtera dan tetap berada dalam kerangka menjaga alam.

Pemprov  NTB menyiapkan strategi jangka panjang untuk memperkuat Geopark Rinjani sebagai pusat pembelajaran global, destinasi berkelanjutan, sekaligus model pengelolaan kawasan berbasis konservasi yang mampu memberikan manfaat ekonomi tanpa kehilangan identitas.

Kawasan Geopark Rinjani mencakup lebih dari 20 geosite dan wilayah lintas kabupaten menjadi bagian dari jaringan taman bumi dunia yang menuntut standar tinggi dalam pengelolaan kawasan.

Status Kartu Hijau UNESCO yang berhasil dipertahankan kedua kalinya untuk periode 2026 sampai 2030 menjadi indikator bahwa NTB mampu menjaga keseimbangan antara perlindungan lingkungan dan pengembangan ekonomi masyarakat.

Badan Pengelola Geopark Rinjani mengarahkan penguatan taman bumi untuk mendorong ekonomi berbasis kawasan melalui pengembangan desa wisata, acara internasional, serta pemberdayaan pelaku UMKM lokal.

General Manager (GM) Geopark Rinjani Qwadru Putro Wicaksono menuturkan berbagai produk unggulan mulai dari tenun dan kuliner tradisional menjadi bagian dari rantai nilai taman bumi yang memberikan manfaat langsung bagi penduduk setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Olahraga
Zverev Nomor Satu Dunia
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.