Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ironi Abad Modern: Lebih dari Setengah Miliar Penduduk Bumi Hidup Tanpa Listrik

📅 Kamis, 25 Jun 2026, 22:13 WIB | Oleh:
Ironi Abad Modern: Lebih dari Setengah Miliar Penduduk Bumi Hidup Tanpa Listrik Doc: Getty Images

JENEWA - Sebanyak 655 juta orang atau 8 persen dari populasi global, masih hidup tanpa akses listrik, dengan mayoritas di antaranya berada di Afrika Sub-Sahara, tunjuk laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu (24/6).

Selain itu, sebanyak 1,8 miliar orang saat ini menggunakan bahan bakar dan teknologi yang menimbulkan polusi untuk memasak, yang membahayakan kesehatan dan kesejahteraan mereka, demikian menurut edisi terbaru dari laporan berjudul "Menelaah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 7: Laporan Progres Energi" (Tracking Sustainable Development Goal/SDG) 7: The Energy Progress Report).

Afrika Sub-Sahara menanggung beban yang tidak proporsional dari kesenjangan tersebut, dengan lebih dari 560 juta orang hidup tanpa listrik dan 970 juta orang kekurangan akses sarana memasak yang bersih. Laporan itu mengatakan laju elektrifikasi di kawasan tersebut harus ditingkatkan tiga kali lipat agar akses universal dapat dicapai pada 2030.

Meski menghadapi tantangan-tantangan tersebut, laporan itu menyoroti progres yang menggembirakan di beberapa bidang energi berkelanjutan. Contohnya, energi terbarukan terus mencatatkan ekspansi yang kuat, menyumbang lebih dari 30 persen konsumsi listrik global.

Kendati demikian, laporan itu memperingatkan bahwa tanpa adanya tindakan yang mendesak dan diperluas, dunia akan gagal mewujudkan target-target SDG 7 dalam memastikan akses universal terhadap energi yang terjangkau, andal, berkelanjutan, dan modern pada 2030. Selain itu, meski krisis energi global saat ini masih berlangsung, dampaknya terhadap pasar energi dan perekonomian yang lebih luas diperkirakan akan signifikan.

Laporan itu menyoroti bahwa kepemimpinan politik yang lebih kuat, koordinasi lintas sektor yang ditingkatkan, dan fokus strategis terhadap negara-negara dan komunitas yang paling rentan tertinggal tetap menjadi prioritas lintas sektor menjelang 2030.

Laporan itu juga menekankan bahwa sinyal kebijakan yang jelas dan implementasi yang berkelanjutan sangat penting untuk mendiversifikasi bauran energi nasional, memperluas pemanfaatan energi terbarukan, mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar fosil, dan memperkuat ketahanan makroekonomi terhadap gangguan rantai pasokan global.

"Kami telah melihat progres yang menggembirakan terkait perluasan akses terhadap energi yang terjangkau, andal, dan bersih dalam beberapa tahun terakhir," ujar Li Junhua, Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk urusan ekonomi dan sosial.

"Namun, laporan tahun ini menunjukkan bahwa jutaan orang masih kekurangan akses, yang memperjelas bahwa progres belum sejalan dengan ambisi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 7, dan disparitas antarnegara masih signifikan," tutur Li, seraya menambahkan bahwa krisis energi global saat ini menghadirkan peluang untuk mempercepat transisi menuju energi bersih guna mendukung keamanan energi.

"Pemanfaatan peluang ini akan memerlukan peningkatan dukungan dan investasi internasional yang sangat besar. Kita tidak boleh berpuas diri. Saatnya bertindak dengan urgensi dan ambisi yang lebih besar sekarang juga," kata Li. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pengenalan Teknologi eVTOL Dinilai Kemenekraf Dapat Dongkrak Pertumbuhan Ekraf di Indonesia

Pengenalan Teknologi eVTOL Dinilai Kemenekraf Dapat Dongkrak Pertumbuhan Ekraf di Indonesia

25 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 2
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
# 2
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.