Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ratusan Lulusan SMK Bekasi Berangkat ke Jepang-Jerman, Program Ini Jadi Senjata Lawan Pengangguran

📅 Kamis, 30 Apr 2026, 20:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ratusan Lulusan SMK Bekasi Berangkat ke Jepang-Jerman, Program Ini Jadi Senjata Lawan Pengangguran Doc: Antara
Ket. Seremoni pelepasan keberangkatan 172 peserta program magang ke Jepang dan Jerman oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat di aula SMK Mitra Industri MM2100 Cikarang, Kamis (30/4).

Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, melepas sebanyak 172 peserta program magang luar negeri bertajuk Specified Skilled Worker (SSW) ke Jepang dan Jerman. Pelepasan dilakukan di SMK Mitra Industri MM2100, Cikarang Barat, Kamis (30/4).

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, Ida Farida, mengatakan program pemagangan ke luar negeri ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus memperluas akses kerja bagi generasi muda.

Ia mengungkapkan, tingkat pengangguran di Kabupaten Bekasi saat ini mencapai 8,78 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata Provinsi Jawa Barat.

“Ini bukan prestasi, melainkan tantangan yang harus kita atasi bersama,” ujarnya.

Menurut Ida, keberangkatan para peserta tidak hanya menjadi kebanggaan bagi siswa dan orang tua, tetapi juga bagi pemerintah daerah. Pasalnya, program ini menuntut kesiapan tinggi, mulai dari kemampuan beradaptasi dengan budaya, bahasa, hingga perbedaan waktu di negara tujuan.

Ia pun meminta para peserta memanfaatkan kesempatan ini secara optimal, tidak hanya untuk bekerja, tetapi juga untuk mengembangkan kapasitas diri, termasuk melanjutkan pendidikan atau memperluas pengalaman profesional.

“Manfaatkan peluang ini sebaik-baiknya. Bangun karier, tingkatkan kompetensi, dan jika memungkinkan, ciptakan peluang kerja ketika kembali ke Indonesia,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Bekasi menargetkan seluruh peserta dapat kembali dengan membawa pengalaman dan kompetensi yang berdampak positif bagi pembangunan daerah.

Selain itu, peserta juga diingatkan untuk menjaga nama baik Indonesia, khususnya Kabupaten Bekasi dan institusi pendidikan asal, selama menjalani program magang di luar negeri.

“Tunjukkan bahwa lulusan SMK Kabupaten Bekasi mampu bersaing di tingkat internasional dan menjadi role model bagi generasi berikutnya,” ujar Ida.

Program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Bekasi dalam mencetak lulusan yang siap kerja dan berdaya saing global.

“Kami optimistis melalui program ini, angka pengangguran di Kabupaten Bekasi maupun Jawa Barat dapat ditekan secara bertahap,” katanya.

Peluang Kerja

Sementara itu, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) menilai rencana penambahan kuota peserta Magang Nasional hingga 150 ribu orang dapat memperluas peluang kerja bagi angkatan kerja muda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.