Dili Umumkan Masa Berkabung untuk Mantan Presiden Guterres
📅 Selasa, 23 Jun 2026, 02:23 WIB | Oleh: Tim PenulisDILI – Timor Leste pada Senin (22/6) menyatakan satu pekan masa berkabung untuk mengenang mantan Presiden Francisco “Lu-Olo” Guterres setelah mantan pemimpin gerilya itu meninggal di sebuah rumah sakit di Malaysia pada akhir pekan lalu.
Guterres, 71 tahun, pernah menjabat sebagai presiden dari tahun 2017 hingga 2022, mengakhiri keterlibatannya selama beberapa dekade dalam perjuangan politik dan bersenjata yang kemudian mengarah pada kemerdekaan negara kecil di Asia tenggara tersebut.
“Dili memerintahkan agar bendera dikibarkan setengah tiang di gedung-gedung publik, termasuk di kedutaan dan konsulat,” kata pemerintah dalam sebuah pernyataan pada hari Senin.
Jenazah Guterres diperkirakan akan tiba kembali di ibu kota Timor Timur pada hari Selasa (23/6), kata saudara laki-lakinya, Domingos Guterres, kepada wartawan, seraya menambahkan bahwa upacara pemakamannya masih sedang diatur.
Presiden Timor Leste, Jose Ramos-Horta, yang mengalahkan Guterres dalam pemilihan presiden 2022, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mantan rivalnya itu adalah seorang patriot hebat, seraya menambahkan bahwa kepergiannya merupakan kerugian besar bagi bangsa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemerintah Timor Leste juga menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga Guterres, partai Front Revolusioner untuk Timor Timur Merdeka (Fretilin) yang pernah dipimpinnya, dan kepada rakyat Timor Leste.
Keluarga Guterres meminta privasi saat para pendukung memberikan penghormatan kepada mantan pemimpin yang dicintai itu. "Kami meminta semua orang untuk menghormati privasi keluarga di saat sulit ini, sementara kami bergabung dalam doa dan memberikan penghormatan kepada kenangannya, warisannya, dan pengabdiannya kepada rakyat Timor Leste," kata keluarganya.
Guterres memiliki awal yang sederhana, berjuang untuk kemerdekaan Timor Timur dari Indonesia yang diraih pada tahun 2002 setelah pendudukan brutal selama 24 tahun. Ia memenangkan pemilihan presiden 2017 dan menjadi presiden keenam negara itu setelah meraih lebih dari 57 persen suara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Guterres mencalonkan diri kembali pada pemilihan tahun 2022 tetapi dikalahkan dalam putaran kedua oleh peraih Nobel Ramos-Horta.
Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim, mengatakan bahwa ia amat sedih atas meninggalnya Guterres dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarganya dan rakyat Timor Leste.
"Malaysia berduka atas kepergiannya bersama rakyat Timor Leste. Ia akan dikenang di sini dengan hormat dan kasih sayang," kata PM Anwar. AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!