Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lewat Sekolah Lapang, BMKG Beri Edukasi Nelayan Rembang Soal Cuaca Ekstrem

📅 Minggu, 21 Jun 2026, 14:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lewat Sekolah Lapang, BMKG Beri Edukasi Nelayan Rembang Soal Cuaca Ekstrem Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi nelayan melaut.

REMBANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meningkatkan literasi cuaca maritim bagi nelayan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, melalui kegiatan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) Tingkat Provinsi 2026 sebagai upaya mendukung keselamatan dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Direktur Meteorologi Penerbangan BMKG Achadi Subarkah Raharjo mengatakan penyebarluasan informasi meteorologi maritim menjadi bagian penting dalam meningkatkan keselamatan sekaligus kesejahteraan nelayan.

"Upaya meningkatkan kesejahteraan dan keselamatan nelayan perlu didukung oleh sosialisasi informasi meteorologi maritim untuk kelautan," ujarnya.

Menurut Achadi, BMKG tidak dapat bekerja sendiri dalam menjangkau masyarakat sehingga membutuhkan sinergi dengan pemerintah daerah untuk memfasilitasi kegiatan ini sehingga manfaatnya dapat dirasakan nelayan.

"Agenda BMKG terkait Sekolah Lapang Cuaca Nelayan ini merupakan kegiatan rutin yang difokuskan untuk daerah pesisir. Tujuannya agar nelayan bisa lebih memahami dan selalu memperbarui informasi terkait cuaca," kata Anggota DPR RI Harmusa Oktaviani di Rembang, Minggu.

Menurut dia, BMKG harus terus mengedukasi masyarakat, khususnya nelayan, agar memanfaatkan platform resmi BMKG yang menyajikan informasi cuaca maritim secara real-time. Sehingga nelayan dapat menentukan waktu melaut secara lebih aman dan terukur.

"Ketika berangkat melaut, mereka mengetahui kondisi cuaca. Karena BMKG memberikan informasi cuaca sebagai acuan agar aktivitas melaut lebih aman," ujarnya.

Ia menilai pemahaman terhadap informasi cuaca menjadi sangat penting, terutama bagi nelayan yang aktivitasnya sangat bergantung pada kondisi alam dan rentan terhadap cuaca ekstrem.

Harmusa menambahkan program sekolah lapang cuaca nelayan akan dilaksanakan secara bergiliran di wilayah pesisir lainnya, terutama di sepanjang Pantai Utara Jawa.

"Tahun ini di Kabupaten Rembang, selanjutnya bisa bergeser ke Kabupaten Pati atau daerah lain di sepanjang Pantai Utara karena memang saya berfokus di wilayah ini," ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, BMKG diharapkan mampu meningkatkan kemampuan nelayan dalam membaca informasi cuaca dan mengambil keputusan yang tepat sebelum melaut, sehingga risiko kecelakaan akibat cuaca buruk dapat diminimalkan sekaligus mendukung produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Cuaca Jakarta Cerah, namun juga Bisa Turun Hujan Ringan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Cuaca Jakarta Cerah, namun ...
Megapolitan
Angkutan Umum Makin Nyaman,...
  • Bukan Sekadar Pesta Budaya, Festival Tabut 2026 Ditarget Dongkrak Kas Daerah
    Preview komentar:
  • 5 Pengelola Wisata Pantai di Tulungagung Stop Tarik Retribusi, Ada Apa Ya?
    Preview komentar:
  • Iran Kembali akan Tutup Selat Hormuz sebagai Protes Serangan Israel di Lebanon
    Preview komentar:
    Cara Menghubungi Call Center KrediOne: Hubungi call center ...
    Cara Menghubungi Call Center KrediOne: Hubungi call center ...
Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0

Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0

21 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.