Pasukan AS Mencabut Blokade Pelabuhan dan Pesisir Iran Usai Kesepakatan Damai Disetujui
📅 Jumat, 19 Jun 2026, 13:03 WIB | Oleh: Lili LestariKeputusan Trump untuk mengakhiri perang dengan Iran telah menuai kritik dari beberapa pihak di AS, termasuk Partai Republik yang kecewa dengan ketentuan kesepakatan tersebut - terutama ketentuan dana rekonstruksi untuk Iran.
Senator Partai Republik Bill Cassidy menggambarkan perjanjian itu sebagai "kesalahan kebijakan luar negeri terburuk dalam beberapa dekade".
"Ambisi nuklir Iran tidak terkekang, dan mereka telah belajar bahwa mengancam Selat Hormuz itu efektif," katanya.
Vance membela kesepakatan itu pada hari Kamis, dengan mengatakan bahwa Iran tidak akan menerima uang atau keringanan sanksi kecuali memenuhi kewajiban yang ditetapkan dalam perjanjian tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia mengatakan kesepakatan itu, yang dikenal sebagai Nota Kesepahaman (MoU), mengharuskan Iran menghancurkan persediaan uranium, dan menunjukkan bahwa mereka tidak akan mendanai kelompok proksi di kawasan tersebut.
Vance juga mengecam anggota kabinet Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu karena mengkritik kesepakatan Iran, dengan mengatakan bahwa mereka harus "sadar dan menyadari kenyataan".
"Jika saya berada di kabinet pemerintahan Israel, saya mungkin tidak akan menyerang satu-satunya sekutu kuat yang tersisa di seluruh dunia," kata Vance kepada wartawan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam sebuah wawancara dengan New York Times yang juga diterbitkan pada hari Kamis, Vance menyebut Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich sebagai kritikus kesepakatan tersebut.
"Saya kira tanggapan saya kepada mereka adalah - apa proposal Anda sebenarnya? Anda adalah negara dengan sembilan juta penduduk. Anda tidak bisa hanya menyelesaikan setiap masalah keamanan nasional dengan cara membunuh," kata Vance.
Pemimpin tertinggi Iran secara terbuka menanggapi kesepakatan AS-Iran untuk pertama kalinya setelah kesepakatan itu ditandatangani.
Netanyahu sendiri menekankan pentingnya menjaga hubungan erat Israel dengan AS pada hari Kamis, dengan mengatakan bahwa Washington telah berdiri "bahu-membahu" dengan negara itu selama perang dengan Iran.
Namun, baik Israel maupun Hizbullah saling serang sejak kesepakatan AS-Iran diumumkan, termasuk serangan yang dilaporkan terjadi di Lebanon pada hari Kamis yang menewaskan tiga orang.
Israel berpendapat konfliknya melawan Hizbullah terpisah dari perangnya melawan Iran. Hizbullah juga menolak syarat-syarat kesepakatan antara Iran dan AS.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (1)
19 Jun 2026, 13:28 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
BalasSilakan login via Google untuk dapat memberi komentar!