Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Iran di Piala Dunia 2026: Ketika Sepak Bola Menyatukan Harapan di Tengah Bayang-Bayang Konflik

📅 Rabu, 17 Jun 2026, 00:15 WIB | Oleh:

Menurutnya, Iran sempat tampil gugup di awal laga, tetapi mulai menemukan ritme setelah mencetak gol melalui Ramin Rezaeian pada menit ke-32.

Selandia Baru sempat unggul dua kali, tetapi gol penyama kedudukan Iran dalam hasil imbang 2-2 memicu sorakan besar di kafe. Para suporter berpelukan dan mengibarkan bendera.

Di balik kegembiraan tersebut, perjalanan Iran menuju Piala Dunia tidak mudah.

Pelatih Amir Ghalenoei bahkan menyebut timnya sebagai salah satu peserta yang paling menderita di turnamen ini.

Setelah pertandingan pembuka di Los Angeles, Iran langsung diminta kembali ke pusat latihan mereka di Meksiko tanpa waktu pemulihan yang cukup.

"Kami terlambat tiba, lalu mereka meminta kami kembali lebih cepat tanpa waktu pemulihan," kata Ghalenoei.

Situasi semakin rumit karena Iran harus memindahkan kamp latihan dari Tucson, Arizona, ke Tijuana. Selain itu, Amerika Serikat juga menolak visa bagi sekitar 15 anggota staf kepelatihan Iran untuk tiga pertandingan fase grup mereka yang semuanya dimainkan di wilayah AS.

"Begitulah yang kami alami," ujar Abolfazl Kazemi, salah satu suporter, merujuk pada kebijakan pemerintah Amerika Serikat.

Namun, ketegangan tersebut tidak menghilangkan semangat para penggemar.

Pemilik kafe, Ali Sadr, mengatakan ia membuka tempatnya agar masyarakat bisa berkumpul menikmati pertandingan.

"Saya ingin mengumpulkan teman-teman dan menikmati pertandingan, terutama dalam kondisi khusus seperti sekarang, dengan adanya perang dan berbagai masalah lainnya," ujarnya.

Bagi masyarakat Iran, Piala Dunia kali ini bukan hanya tentang hasil pertandingan. Ini adalah momen ketika sepak bola menjadi ruang kebersamaan, harapan, dan identitas nasional di tengah situasi yang penuh tekanan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Niger Tuduh Prancis di Balik Teror Bandara Niamey

23 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Niger Tuduh Prancis di Bali...
Ekonomi
Sepanjang Semester I 2026 P...
Luar Negeri
Bangladesh Krisis Gas, Paso...
Luar Negeri
Angka Kelahiran Singapura M...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Jadwal dan Harga Tiket GIIAS 2026, Dijual Mulai Rp50 Ribu

Jadwal dan Harga Tiket GIIAS 2026, Dijual Mulai Rp50 Ribu

29 Jul 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.