Kementerian P2MI Upayakan Mitigasi PMI Terdampak Perang Thailand-Kamboja
📅 Selasa, 29 Jul 2025, 08:14 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: ANTARA
BENGKULU - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding menyampaikan langkah mitigasi untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang terdampak perang Kamboja-Thailand.
"Kementerian P2MI membuat langkah-langkah mitigasi untuk pekerja-pekerja yang ada di Kamboja terutama akibat perang," kata Menteri P2MI Abdul Kadir Karding di Bengkulu, Selasa (29/7).
Langkah yang pertama, kata dia, Kementerian P2MI berkoordinasi secara intens dan sudah dilakukan dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) "Memetakan mana yang dalam keadaan riskan, rawan, itu segera kita evakuasi," kata Menteri Karding.
Kementerian P2MI, kata dia, tetap berupaya memberikan bantuan untuk evakuasi pada para pekerja yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) meskipun banyak dari para pekerja di Kamboja tersebut sebenarnya berangkat tidak sesuai prosedural, tidak menggunakan visa kerja.
"Walaupun saya ingin kasih tahu, pekerja-pekerja yang ada di Kamboja itu adalah dalam pandangan Kementerian P2MI, semua non-prosedural, karena mereka berangkatnya tidak pakai visa kerja. Yang kedua, kami tidak punya kesepakatan kerja sama negara dalam hal penempatan," kata Menteri Karding.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, menurut dia, sebagai WNI yang bekerja di luar negeri, tentu saja negara tetap berupaya semaksimal mungkin memberikan perlindungan pada para pekerja migran.
"Tetapi yang namanya WNI dan dia bekerja, kita kan tidak boleh formalistik. Apapun itu menjadi tanggung jawab kami untuk kami lindungi, kami hadir di sana. Kita sudah melakukan langkah-langkah itu, tapi bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri," kata Menteri Karding.
Menurut dia, jumlah WNI yang bekerja di Kamboja saat ini lebih dari 80.000 orang.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Banyak, kalau jumlah yang bekerja sekitar 80 ribu lebih. Kalau jumlah penduduknya (WNI) di Kamboja) lebih dari 100 ribu orang Indonesia di sana," kata Menteri P2MI Abdul Kadir Karding.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!