Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang KTT G7 di Jenewa, Aksi Unjuk Rasa Damai Anti-G7 Berubah Rusuh, Mobil Dibakar, Fasad Bangunan Dihancurkan

📅 Senin, 15 Jun 2026, 09:28 WIB | Oleh: Tim Penulis

Para demonstran menyalakan suar dan pawai terhenti ketika kantor firma jasa profesional PricewaterhouseCoopers di Jenewa diserang secara terus-menerus. Terjadi upaya berulang kali untuk menghancurkan jendela, penutup logam disobek dan kaca dihancurkan.

Sebuah barikade berwarna merah dan putih digunakan untuk mencoba menghancurkan kamera keamanan di beranda gedung tersebut.

Polisi dengan cepat merespons dengan gas air mata, membuat orang-orang berlari mundur ke arah demonstran yang datang, bersembunyi di balik semak-semak menuju kebun pribadi atau mencari perlindungan di gang-gang samping untuk membilas mata mereka.

Kebuntuan yang Berkepanjangan 

Beberapa orang di sepanjang rute menempelkan stiker pada rambu-rambu jalan, bertuliskan "Pengungsi diterima".

Kemudian, beberapa panel kaca yang mengelilingi tugu peringatan bagi staf dari badan pengungsi PBB, UNHCR, yang gugur saat melayani pengungsi juga rusak dan dicoret-coret dengan grafiti. Puing-puing berserakan di jalan.

Kantor International Telecommunication Union (ITU), badan telekomunikasi PBB yang berada di dekatnya, mengalami kerusakan parah pada pintu depannya.

Saat pawai kembali ke taman tempat dimulai, halte trem dihancurkan, dan suar dilemparkan ke arah polisi, yang kemudian membalas dengan beberapa kali tembakan gas air mata.

Sebuah tempat sampah dibakar di jalan saat kebuntuan berlanjut.

Polisi menahan para demonstran di dalam taman, dan para pengunjuk rasa yang tampak lelah dilepaskan satu per satu saat cahaya mulai redup.

Kepolisian kanton Jenewa mengatakan mereka telah menangkap beberapa orang. Setelah matahari terbenam "belum ada laporan cedera sejauh ini".

"Adapun kerusakan properti, kerugiannya masih terbatas mengingat banyaknya elemen pengganggu yang teridentifikasi," tambahnya.

Saat protes mereda, koalisi No-G7 mengatakan bahwa "semangat Jenewa ada di pihak kami -- semangat kebebasan dan hak asasi manusia."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    kyk nama artis dracin :)
    Indonesia perlu mencontoh negara lain yg sdh terbukti ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Olahraga
Cincinnati Open 2026: Aldil...
Daerah
Evakuasi Udara Korban Luka ...
Olahraga
Ganda Campuran Debutan Lolo...
Daerah
Harga Pupuk Turun Bantu Kur...

Penurunan Harga Pupuk Membantu Petani Sumedang

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Penurunan Harga Pupuk Memba...

Tinggalkan City, Rodri Perkuat Skuat Barcelona

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tinggalkan City, Rodri Perk...
Ekonomi
Tenun Goyor Hadapi Tantanga...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.