Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tak Lolos SPMB, Disdik Batam Siapkan Subsidi Biaya Pendidikan Bagi Siswa Kurang Mampu

📅 Minggu, 14 Jun 2026, 10:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tak Lolos SPMB, Disdik Batam Siapkan Subsidi Biaya Pendidikan Bagi Siswa Kurang Mampu Doc: ANTARA
Ket. Beberapa anak sekolah dasar di lingkungan sekolah saat waktu istirahat di Batam, Kepri.

BATAM - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) menyiapkan bantuan subsidi biaya pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu yang tidak tertampung di sekolah negeri dan melanjutkan pendidikan di sekolah swasta.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Disdik Kota Batam Yusal mengatakan bantuan subsidi tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam.

"Untuk siswa SD bantuan yang diberikan sebesar Rp300 ribu per bulan, sedangkan siswa SMP sebesar Rp400 ribu per bulan. Anggarannya sudah kami siapkan untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat yang tidak tertampung di sekolah negeri," kata Yusal saat dihubungi di Batam, Minggu.

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah syarat dan kriteria khusus yang ditetapkan dalam proses verifikasi nanti, agar bantuan subsidi ini benar-benar tepat sasaran bagi keluarga yang membutuhkan.

“Pertama, calon penerima harus sudah mendaftar ke sekolah negeri pada SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) namun tidak tertampung. Kemudian siswa tersebut diarahkan ke sekolah swasta, ini mereka berhak diusulkan sebagai penerima subsidi,” katanya.

Selain itu, bantuan hanya diberikan kepada siswa dari keluarga kurang mampu yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) pada desil 1 hingga desil 5.

"Kami fokus membantu masyarakat yang kurang mampu. Karena itu, penerima bantuan harus masuk dalam kategori desil 1 sampai desil 5. Data tersebut menjadi dasar penyaluran bantuan," ujarnya.

Yusal juga mengatakan bahwa status penerima bantuan dapat berubah mengikuti pembaruan data DTSEN.

"Kalau sebelumnya desil 5 lalu berubah menjadi desil 6 setelah pembaruan data, maka tidak berhak lagi menerima bantuan. Namun jika ada yang sebelumnya desil 6 kemudian masuk desil 5, sekolah bisa mengusulkan untuk menerima bantuan. Pihak sekolah yang bisa mengusulkan kepada Disdik," katanya.

Ia mengatakan usulan penerima bantuan diajukan oleh pihak sekolah dan selanjutnya diverifikasi oleh Disdik Batam sebelum ditetapkan sebagai penerima manfaat. Program subsidi ini mulai berjalan sejak tahun ajaran lalu dan kini memasuki tahun kedua pelaksanaan.

"Dari sisi jumlah penerima terus meningkat. Saat ini sudah lebih dari 500 siswa SD dan sekitar 200 siswa SMP yang menerima bantuan subsidi SPP. Nominal bantuannya tetap Rp300 ribu untuk SD dan Rp400 ribu untuk SMP per bulan," ujarnya.

Dia menambahkan, Disdik Batam juga menyiapkan program seragam sekolah gratis untuk peserta didik baru kelas 1 SD dan kelas 7 SMP, baik di sekolah negeri maupun swasta.

"Program seragam gratis masih berproses. Penerimanya adalah murid baru kelas 1 SD dan kelas 7 SMP, baik di sekolah negeri maupun swasta. Saat ini kami masih menunggu data hasil SPMB untuk proses pengadaannya," kata Yusal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Beijing Tak Terima Perusaha...
Luar Negeri
Polda Metro Jaya Gagalkan T...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Puluhan Ribu Orang Ikuti Lomba Lari Jakarta Internasional Maraton

Puluhan Ribu Orang Ikuti Lomba Lari Jakarta Internasional Maraton

14 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.